Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

Foto kenangan larut senja – Menyampaikan suasana larut senja melalui cahaya dan bayangan

2014-12-04
4
3.74 k
Dalam artikel ini:

Menyebutkan kata ”larut senja”, saya membayangkan suasana senja saat matahari terbenam yang memancarkan semburat cahaya jingga serta bayangan pada akhir musim panas. Dengan pilihan subjek yang tepat dan pemanfaatan cahaya dengan baik, Anda juga dapat menangkap bidikan larut senja yang dramatis. (Dilaporkan oleh: Kazuo Nakahara)

Halaman: 1 2

Cara membidik suasana senja keemasan

Suhu terik di musim panas biasanya diiringi oleh langit yang sering tampak terlalu berkabut sehingga cukup sulit menemukan suasana senja keemasan. Meskipun begitu, Anda masih dapat memperoleh bidikan yang dipertegas oleh suasana senja keemasan dengan menyesuaikan pengaturan kamera, misalnya dengan menciptakan filter jingga (oranye) secara artifisial ketika memotret.

Foto ini dibidik dengan Aperture-Priority AE pada ISO 100, f/8 dan dengan White Balance (WB) ditetapkan ke “Shade”. Warna jingga penting dalam menciptakan gambaran senja yang dramatis. Warna jingga ini diciptakan dengan menetapkan WB ke “Shade”. Meskipun suasana dalam foto di bawah tidak menampilkan warna jingga dalam kenyataannya, namun kesannya diubah dengan menyesuaikan pengaturan WB. Lebih jauh lagi, cahaya latar yang kuat biasanya akan memerlukan kompensasi positif. Namun demikian, berikan penekanan pada bangunan tinggi yang merentang dengan menetapkan exposure ke -0.3EV untuk menyoroti siluetnya. Untuk menyoroti siluet, ubah Picture Style ke “Landscape”, mode yang memiliki saturasi warna tinggi, dan meningkatkan kontras. Dengan demikian, Anda dapat menangkap bidikan yang menegaskan suasana senja keemasan di bentangan alam perkotaan yang diselimuti kabut. Teknik ini khususnya berguna untuk pemandangan di tepi air.

EOS 5D Mark III/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 24mm/ Aperture priority AE (1/800sec., f/8, −0.3EV)/ ISO 100/ WB: Shade

Bidikan senja keemasan dalam kota. Sekelompok bangunan struktural yang disusun dalam satu baris dengan menara tengara di bagian tengah yang secara sengaja ditampilkan dalam siluet.

Penting

Pilih “Landscape” untuk Picture Style agar mempertegas warna jingganya

Pilih “Landscape” untuk Picture Style. Separasi warna akan menjadi lebih menonjol dan warna jingga akan tampak lebih jelas. Tingkatkan kontras dalam Detail Setting (Pengaturan Rincian) untuk membuat gambar yang lebih ditegaskan.

Dengan Standard dan Daylight, kesan senja tampak lemah

Standard, Daylight

Jika menetapkan Picture Style ke “Standard” dan WB ke “Daylight”, ternyata kesannya berbeda secara signifikan. Dengan demikian, gambar akan sangat berbeda dari bayangan pemandangan larut senja.

Tanpa exposure compensation, suasana senja tidak akan menonjol

Tanpa exposure compensation

Tanpa exposure compensation, rincian bangunan menjadi terlihat, gambar tidak tampak hidup dan warna jingga senja tidak menonjol.

Menyampaikan kegelapan yang menjelang

EOS 5D Mark III/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 55mm/ Aperture-Priority AE (1/1,000det., f/8, −0.7EV)/ ISO 250/ WB: Shade

Kontras yang sedikit lebih tinggi digunakan seraya mencari posisi yang bayangannya membentang dari pilar jembatan yang tampak berderet untuk mempertegasnya.

Penting

Periksa posisi Anda yang berkaitan dengan subjek untuk memastikan bayangan Anda sendiri tidak tertangkap dalam foto

Sewaktu memotret subjek dengan bayangan panjang, perhatikan baik-baik sudut pemotretan agar bayangan Anda tidak tertangkap dalam foto. Periksa posisi yang berkaitan dengan matahari, subjek dan titik pemotretan.

Untuk menggambarkan bayangan yang lebih padat, tingkatkan kontras

Jika bayangan menjadi semakin terang daripada yang diperkirakan, tingkatkan kontras dalam Picture Style Detail Setting (Pengaturan Rincian Gaya Gambar).

Arahkan pantulan sumber cahaya oblik

EOS 5D Mark III/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL:23mm/ Aperture priority AE (1/200det., f/22, −2EV)/ ISO 160/ WB: Shade

Pemandangan dunia misterius, yang mana bagian atas dan bawah tampak simetris ditangkap dengan cara mendekati permukaan air yang sedekat mungkin. Hari cerah yang ideal untuk menangkap berkas cahaya.

Mengekspresikan kilauan matahari terbenam

Suasana larut senja dengan matahari terbenam rendah, memungkinkan pantulan kilauan cahaya mudah ditangkap pada permukaan air dan permukaan kaca bangunan. Contohnya, berkas cahaya diciptakan dengan kilauan yang terpantul dari permukaan air untuk mengemukakan kesan gemerlap cahaya larut senja. Sewaktu memotret, jaga agar kamera dekat ke tanah dan stop down aperture ke f/22 untuk membidik dari tepian permukaan air.

Penting

Bidik pantulan kilauan sinar, tepat dari atas permukaan air

Cahaya yang terpantul dari matahari terbenam mungkin tidak dapat terlihat jelas jika Anda tidak membidiknya dekat permukaan air. Selain itu, ingat untuk membidik dalam Live View demi melindungi mata Anda.

Untuk mereplikasi berkas cahaya nightscape, stop down aperture ke f/22

f/22

f/4

Untuk menciptakan berkas cahaya dengan cahaya pantulan, stop down aperture ke f/22 karena berkas cahaya tidak akan muncul dengan aperture f/4. Karena ketajaman cahaya pantulan bergantung pada sudut pemotretan, lakukanlah penyesuaian yang halus pada sudut untuk menemukan titik paling benderang untuk membidik.

Kazuo Nakahara

Lahir di Hokkaido pada tahun 1982, Nakahara berpaling ke fotografi setelah bekerja di perusahaan manufaktur bahan kimia. Ia mengambil jurusan fotografi di Vantan Design Institute dan ia juga berprofesi sebagai penceramah untuk lokakarya serta seminar fotografi, selain bekerja dalam bidang fotografi komersial. Ia juga merupakan perwakilan dari situs web informasi fotografi, studio9.

http://photo-studio9.com/

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami