Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Produk >> Semua Produk

RF135mm f/1.8L IS USM: Lirikan Pertama dalam 7 Poin

2022-11-09
1
4.71 k

Pada tanggal 2 November 2022, Canon mengumumkan tentang RF135mm f/1.8L IS USM, lensa telephoto menengah untuk dudukan RF. Lensa aperture besar 135mm telah lama menjadi pilihan populer para fotografer potret wajah, dan tambahan terbaru pada dudukan RF ini adalah yang pertama menampilkan Optical Image Stabilizer (Optical IS) built-in, yang semakin meningkatkan berbagai kemungkinan kreatifnya. Lanjutkan membaca untuk mengetahui selengkapnya tentang kebolehan lensa unik ini.

Dalam artikel ini:

1. Daya tarik 135mm dan f/1.8 untuk potret wajah

1. Potret-sempurna: Daya tarik 135mm dan f/1.8

Sebutkan istilah "lensa potret", dan kebanyakan orang akan membayangkan lensa 85mm aperture besar (cepat). Namun demikian, tahukah Anda bahwa lensa 135mm juga populer untuk portraiture (potret penampilan wajah dan kepribadian seseorang)?

Pertama-tama, mari kita lihat, mengapa lensa telephoto medium cepat ini, ideal untuk portraiture:

- Aperture maksimum yang besar menciptakan efek depth-of-field (bokeh latar belakang) dangkal yang indah.
- Panjang fokus telephoto menengah memberikan perspektif alami: bentuk dan dimensi yang sama dengan apa yang dilihat mata Anda.
- Lensa ini memungkinkan Anda mengambil bidikan kepala dan dada dari jarak jauh yang nyaman.

Dengan aperture maksimum f/1.8, RF135mm f/1.8L IS USM sekitar satu stop lebih lambat dari lensa 85mm f/1.2. Namun demikian, fokus yang lebih panjang pun menghasilkan depth of field yang lebih dangkal, yang mengurangi aperture maksimum yang lebih sempit dan tidak menghasilkan perbedaan bokeh yang signifikan. f/1.8 juga sedikit lebih cepat daripada EF135mm f/2L USM jajaran lensa EF, yang saat ini sudah tidak diproduksi lagi.

Cermati bokeh latar belakang yang lembut dalam contoh berikut dari RF135mm f/1.8L IS USM—bokeh ini membuktikannya sendiri.

EOS R5/ RF135mm f/1.8L IS USM / FL: 135mm/ Aperture-priority AE (f/1.8, 1/1600 det., EV +0.3)/ ISO 400/ WB: Auto


Pahami hal ini: Bagaimana panjang fokus memengaruhi perspektif

Apabila Anda menggunakan panjang fokus yang berbeda untuk memotret model yang sama, di lokasi yang sama dengan komposisi yang sama, gambar yang dihasilkan akan terlihat berbeda karena efek perspektif yang berbeda.

- 50mm memberikan perspektif yang cukup dekat dengan apa yang kita lihat. Namun demikian, masih mempertahankan sedikit karakteristik sudut lebar. Dengan kata lain, perspektif yang berlebihan mungkin masih terlihat, tergantung pada sudut pemotretan.
- Panjang fokus telephoto medium (85mm hingga 135mm) memberikan kompresi perspektif sedang. Fitur wajah terlihat lebih alami untuk persepsi manusia, bahkan dari sudut pemotretan di mana panjang fokus yang lebih lebar akan menghasilkan distorsi. Pada saat yang sama, latar belakang ditarik sehingga fitur wajah terlihat lebih dekat dan lebih besar.
- Pada panjang fokus telephoto yang lebih panjang seperti 200mm, efek kompresi perspektif akan menjadi lebih terlihat. Bergantung pada situasi dan niatnya, ini mungkin menghasilkan efek "perataan" yang tidak menarik pada fitur wajah.

Seperti yang bisa kita lihat, panjang fokus telephoto medium memberikan perspektif yang paling tepat.

EOS R5/ RF135mm f/1.8L IS USM / FL: 135mm/ Aperture-priority AE (f/1.8, 1/2500 det., EV +0,7)/ ISO 200/ W B: Auto

Mengapa membidik pada 135mm?

Pada 135mm, Anda mendapatkan...
- Krop yang lebih ketat akibat sudut pandang yang lebih sempit—lebih mudah untuk menyederhanakan gambar!
- Bokeh yang lebih lembut karena depth of field lebih dangkal pada panjang fokus yang lebih panjang.
- Latar belakang yang terlihat lebih besar dan lebih dekat karena efek telephoto “pull-in”. (Ini juga menyempurnakan bokeh latar belakang)

2. Berbagai kemungkinan minim cahaya: Stabilisasi gambar hingga 8 stop

2. Stabilisasi gambar: Gambar bidikan genggam yang lebih tajam bahkan dalam pemandangan cahaya redup

Memang bisa menantang jika melakukan pemotretan dengan menggenggam kamera, dengan panjang fokus yang panjang, terutama dengan kecepatan rana yang lebih lambat—goyangan kamera apa pun menjadi lebih besar. Untuk mengimbangi ini, RF135mm f/1.8L IS USM dilengkapi dengan in-lens image stabiliser (Optical IS), yang mengoreksi goyangan kamera hingga setara dengan 5,5 stop kecepatan rana*1. Ini adalah lensa prima 135mm pertama dari Canon dengan fitur ini.

Apabila dipadukan dengan kamera yang memiliki In-Body IS, stabilisasi gambar hingga 8 stops*2 dapat dicapai melalui Coordinated Control IS.

EOS R5/ RF135mm f/1.8L IS USM / FL: 135mm/ Manual exposure (f/4, 1/4 det.)/ ISO 100/ WB: 4200K

Aperture maksimum lebar f/1.8 RF135mm f/1.8L IS USM memungkinkan penggunaan kecepatan rana yang lebih cepat tanpa menabrak kecepatan ISO. Tetapi, bagaimana jika Anda ingin menggunakan efek rana lambat, atau mencapai depth-of-field yang lebih besar dengan mempersempit aperture?

Secara konvensional, berjalan lebih lambat dari 1/(panjang fokus Anda) detik, menyebabkan goyangan kamera apabila memotret dengan menggenggam kamera, dan pada lensa 135mm, dan itu berarti mempertahankan 1/135 detik atau lebih cepat. Namun, dengan stabilisasi gambar, Anda dapat melaju hingga 5,5 stop (hanya Optical IS) atau hingga 8 stop (dengan kamera yang dilengkapi In-Body IS) lebih lambat, meningkatkan berbagai kemungkinan daya kreatif.

*1 Dengan EOS R. Pada arah yaw/pitch.
*2 Dengan EOS R3. Pada arah yaw/pitch.

3. Nano USM: Gerakan AF serbabisa yang sangat bagus untuk foto dan video

3. Nano USM: AF mulus untuk video, AF cepat untuk foto

Video dan fotografi diam memerlukan dinamika drive AF yang berbeda. Untuk video, drive AF harus mulus untuk memastikan transisi fokus yang lancar. Sementara itu, dalam fotografi diam, AF harus cepat dan tepat untuk mengunci subjek yang bergerak dengan cepat dan memastikan fokus yang akurat.

Dua gaya yang berbeda mungkin tampak bertentangan, tetapi AF pada RF135mm f/1.8L IS USM digerakkan oleh Nano USM (Ultrasonic Motor), yang mampu melakukan keduanya. Hal ini membuat RF135mm f/1.8L IS USM sebagai pilihan yang layak untuk pengambilan gambar still (gambar diam) dan perekaman video.

EOS R3/ RF135mm f/1.8L IS USM / FL: 135mm/ Manual exposure (f/1.8, 1/1600 det.)/ ISO 3200/ WB: 5500K

Performa AF cepat RF135mm f/1.8L IS USM, bersama dengan aperture maksimum besar dan stabilisasi gambar yang dimilikinya, membuatnya sangat cocok untuk memotret kegiatan olahraga dan tindakan lainnya dalam kondisi minim cahaya.

4. Mendukung koreksi focus breathing

4. Mendukung koreksi focus breathing

Satu fakta yang tidak banyak diketahui yaitu, bahwa sudut pandang lensa mungkin sedikit berubah tergantung pada jarak pemfokusan, bahkan pada lensa prima. Ini bukan masalah besar dalam fotografi gambar diam. Namun demikian, dapat terlihat jelas dalam video yang melibatkan perubahan fokus pada pemandangan yang sama, karena fluktuasi sudut pandang juga terekam. Fluktuasi ini dikenal sebagai "focus breathing".

RF135mm f/1.8L IS USM mendukung fungsi koreksi focus breathing Canon, yang menggunakan data desain lensa untuk menghitung perubahan sudut pandang dan kemudian memproses video secara digital untuk memperbaiki masalah. Hal ini memungkinkan Anda menghasilkan video berkualitas tinggi yang terlihat lebih profesional apabila Anda menggunakan lensa dengan K481 dan kamera lain yang kompatibel.

Lihat sendiri: inilah rekaman video dengan RF135mm f/1.8L IS USM

 

5. Kualitas gambar seri-L 3 lensa UD dan ASC

5. Kualitas gambar seri-L

A: Lensa UD
B: ASC (Air Sphere Coating)

3 lensa UD dan ASC untuk mengurangi aberasi kromatik dan ghosting

RF135mm f/1.8L IS USM menggabungkan 3 elemen lensa UD (Ultra-low dispersion) yang secara efektif mengurangi aberasi kromatik aksial dan transversal, menghasilkan gambar berkualitas tinggi yang jernih, sesuai dengan kualitas lensa seri-L.

Lensa ini juga menggunakan Air Sphere Coating (ASC), yang mengandung udara dengan indeks bias lebih rendah dari kaca optik. ASC mengontrol pantulan di dalam lensa, mengurangi terjadinya flaring dan ghosting.

6. Tombol fungsi lensa yang dapat disesuaikan

6. Tombol fungsi lensa yang dapat disesuaikan

RF135mm f/1.8L IS USM memiliki dua tombol fungsi lensa yang terletak di sisi atas dan sisi kiri laras lensa. Meskipun merupakan fitur pokok pada lensa super telephoto Canon, RF135mm f/1.8L IS USM adalah lensa telephoto medium pertama yang menampilkannya.

Secara default, kedua tombol ini berfungsi sebagai tombol stop AF yang menjeda AF apabila ditekan, membantu menjaga jarak pemfokusan dan mencegah perburuan fokus. Namun demikian, kedua tombol ini dapat diberikan fungsi lain.

Seperti hampir semua lensa RF, RF135mm f/1.8L IS USM dilengkapi dengan control ring (cincin kontrol) yang memberikan kontrol cepat atas pengaturan kamera yang ditetapkan.


Contoh berbagai fungsi yang dapat ditetapkan ke tombol fungsi lensa

- AF: Metering AF start / AF stop (default) / Beralih ke fungsi AF tersimpan / One-shot AF Servo AF / Eye detection / Beralih ke AF frame tersimpan
- Exposure: AE lock / AE lock (hold) / Exposure compensation (putar kenop elektronik utama saat menekan)
- Control: Mengaktifkan fungsi IS / Aperture


Contoh berbagai fungsi yang dapat ditetapkan ke control ring

AF area / Tv / Av / Expo comp / ISO speed / White balance / Colour temp. / Picture Style, dll.

7. Durabilitas dan keandalan tingkat profesional

7. Durabilitas dan keandalan tingkat profesional

Desain kedap debu dan tetesan cairan

Dengan beragam ring, switch, dan komponen bergerak weather-sealed (segel cuaca) lainnya, lensa ini didesain untuk mencegah debu dan tetesan air masuk ke dalam kamera, sehingga meningkatkan keandalannya.

Coating fluorin

Coating fluorin yang tahan goresan pada elemen terdepan, mencegah debu dan kotoran melekat pada lensa dan lensa pun mudah diseka dengan kain pembersih.

8. Spesifikasi utama

RF135mm f/1.8L IS USM

Desain kedap debu dan tetesan cairan

Spesifikasi utama

Konstruksi lensa 12 elemen dalam 17 kelompok
Jarak pemfokusan terdekat: 0,7m
Perbesaran maksimum: 0,26x
Jumlah bilah aperture: 9 (bilah lingkaran)
Diameter filter: 82mm
Ukuran: φ89,2 x 130,3mm
Berat: kira-kira 935g


Lens Hood ET-88B

9. Gambar contoh

RF135mm f/1.8L IS USM: Gambar contoh


EOS R3/ RF135mm f/1.8L IS USM / FL: 135mm/ Aperture-priority AE (f/11, 1/60 det., EV -1)/ ISO 800/ WB: Daylight


EOS R5/ RF135mm f/1.8L IS USM / FL: 135mm/ Aperture-priority AE (f/1.8, 1/50 det.)/ ISO 400/ WB: Auto


EOS R5/ RF135mm f/1.8L IS USM / FL: 135mm/ Aperture-priority AE (f/1.8, 1/800 det., EV +0.7)/ ISO 3200/ WB: 3400K


EOS R5/ RF135mm f/1.8L IS USM / FL: 135mm/ Aperture-priority AE (f/1.8, 1/160 det., EV -0.3)/ ISO 800/ WB: Auto

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami