Produk >> All Products Part 1

PowerShot SX740 HS Baru Canon: Tidak Lagi Meluputkan Momen Penting Saat di Perjalanan

Pada tanggal 31 Juli 2018, telah diumumkan tentang kamera saku superzoom baru dari Canon, PowerShot SX740 HS, dengan tampilannya yang ramping, ringkas dan dilengkapi zoom optik 40x yang mencengangkan. Diberdayakan oleh DIGIC 8, prosesor gambar versi termutakhir dari Canon, kamera ini tidak hanya memiliki kualitas gambar yang mencengangkan dan perekaman video 4K serta segudang kreativitas, tetapi juga menjanjikan start-up dan pemotretan beruntun yang lebih cepat, sungguh bagus untuk mengabadikan momen yang tak terduga dan merekam berbagai kenangan di perjalanan. (Dilaporkan oleh: Makoto Suzuki (Digital Camera Watch))

PowerShot SX740 HS, sang pahlawan

 

Dari close-up hingga sudut lebar dengan zoom optik 40x

Penerus PowerShot SX730 HS, PowerShot SX740 HS dilengkapi dengan lensa zoom berikut rentang panjang fokus 24 – 960mm (setara film 35mm) dan kisaran aperture maksimum f/3.3-6.9.

 

Dibidik pada 24mm (ujung sudut lebar)

Dibidik pada 24mm (ujung sudut lebar)

 

Dibidik pada 960mm (ujung telefoto)

Dibidik pada 960mm (ujung telefoto)

Peningkatan prosesor gambar juga memungkinkan penyempurnaan ke berbagai fitur pemotretan. Ini termasuk peningkatan dalam kecepatan pemotretan beruntun hingga 7,4 frame per second (fps) dengan pelacakan AF, dan 10 fps dengan AF lock (hingga 59 bidikan beruntun).

Klik di sini untuk 3 Cara Kreatif untuk Menggunakan Mode Pemotretan Kontinu Kamera Anda

Kamera juga lebih cepat, dengan jeda waktu pelepasan dan interval di antara bidikan yang seyogianya sekitar separuhnya dari model terdahulu.

 

3 yang pertama pada PowerShot SX740 HS

DIGIC 8

1. Kamera saku Canon pertama yang dilengkapi DIGIC 8

Ini juga membuatnya sebagai kamera Canon kedua yang diperlengkapi dengan prosesor gambar termutakhir dari Canon. Seiring dengan ini, juga ada peningkatan pada sejumlah fitur pemotretan, termasuk pemotretan beruntun, kualitas gambar, resolving power (daya pisah:resolusi) dan dukungan untuk perekaman film 4K.

 

2. Kamera saku pertama Canon ini mampu merekam film 4K

PowerShot SX740 HS tidak hanya merekam film 4K, tetapi juga dilengkapi sejumlah fitur pendukung, misalnya 4K Frame Grab, yang memungkinkan pengguna mengeluarkan setiap bingkai dari klip film 4K sebagai gambar diam format JPEG. Selain itu, juga ada fitur Video Snapshot, yang dapat digunakan pengguna untuk menggabungkan dan mengedit klip film pendek di kamera.

 

3. Kamera PowerShot SX pertama dengan Auto Lighting Optimizer

Dengan Auto Lighting Optimizer, yaitu suatu fungsi yang mengurangi kelebihan cahaya (khususnya ledakan sorotan cahaya) sekaligus mempertahankan kontras tonal, bahkan di area yang cerah, dan Anda bisa berharap mendapatkan hasil gambar yang diambil di luar ruangan saat siang hari, memiliki kualitas yang lebih bagus.

 

ALO: Dinonaktifkan

Potret Wajah dengan ALO dinonaktifkan

Tidak ada pengurangan blowout; tidak ada penyesuaian tonal untuk area cerah

 

ALO: High (Tinggi)

Potret wajah dibidik dengan ALO (Rendah)

Blowout dikurangi; penyesuaian tonal sudah diterapkan pada area cerah

 

Fitur utama lainnya untuk diperhatikan

Sensor gambar

Kamera ini menggunakan sensor gambar CMOS sinar latar tipe 1/2.3 dengan 20,3 megapiksel efektif, dan mendukung rentang kecepatan ISO 100 hingga 3200.

Cari tahu: Apakah ISO Speed itu?

 

Jarak pemfokusan minimum

Apa yang dimaksudkan dengan “closest focusing distance” (jarak pemfokusan terdekat) itu? Jarak pemfokusan terdekat yang diukur dari ujung lensa adalah 1cm pada ujung sudut lebar, dan 2m pada ujung telefoto.

Foto makanan bentuk persegi

Dengan PowerShot SX740 HS, Anda bisa membidik subjek yang berjarak tidak lebih jauh dari 1cm dari ujung lensa, juga bagus sekali untuk close-up yang menangkapnya secara penuh, dengan detail yang sangat tepat.

 

PowerShot SX740 HS, belakang
PowerShot SX740 HS atas (lensa diperpanjang)
 
PowerShot SX740 HS atas (lensa ditarik ke dalam)
PowerShot SX740 HS, bawah
 
PowerShot SX740 HS, depan
PowerShot SX740 HS, depan (miring)
 

 

Stabilisasi gambar

Stabilisasi gambar tersedia hingga 3,5 stop (standar CIPA) apabila diukur pada panjang fokus setara 350mm, peningkatan kira-kira 0,5 stop dibandingkan model pendahulunya. Hal ini sebagian berkat Dual Sensing IS, yang memanfaatkan informasi dari sensor gambar CMOS dan sensor gyro untuk mendeteksi kadar goyangan, sehingga menghasilkan stabilisasi gambar yang lebih tepat.

Anda mungkin tertarik untuk membaca:
Bagaimana Stop Image Stabilization Ditentukan?

 

Dual Sensing IS

A: Pendeteksian getaran menggunakan data dari sensor gambar CMOS
B: Pendeteksian getaran dengan menggunakan sensor gyro

IS konvensional mendeteksi goyangan kamera dengan menggunakan informasi dari sensor gyro. Dual Sensing IS menggunakan informasi dari sensor gambar selain ini, sehingga menghasilkan stabilisasi gambar yang lebih tepat.

 

Antarmuka Pengguna

Antarmuka kamera saku yang biasa tidak ada lagi, dan PowerShot SX740 HS menggunakan antarmuka pengguna gaya EOS. Hal ini tidak saja membuat kamera ini lebih akrab dan lebih mudah digunakan bagi pengguna EOS yang bermaksud menggunakannya sebagai sub-kamera, tetapi juga menawarkan transisi yang mulus untuk pengguna yang berencana meningkatkan secara bertahap ke DSLR EOS atau kamera mirrorless.

Para pemula pun tidak dilupakan. Kamera ini juga menyertakan opsi tampilan menu [Guided]. Pertama diperkenalkan bagi pengguna pemula EOS pada EOS 800D, fitur ini menyediakan antarmuka grafis yang mudah dipahami, yang membantu pengguna pemula menavigasi dan memanfaatkan menu serta fungsi dengan lebih baik.

Bidikan layar menu dari PowerShot SX740 HS

 

Mode dan fungsi creative

Upaya untuk menyelaraskan antarmuka pengguna dengan kamera EOS telah menghasilkan perbaikan pada sebagian fungsi. Contohnya, fungsi 'Style Setting' (Pengaturan Gaya) yang baru menggantikan fungsi 'My Colors' (Warna Saya), menyediakan lebih banyak opsi untuk menyesuaikan pengaturan warna gambarnya.

Selain itu, juga ada scene mode yang baru, Food mode, yang juga tersedia pada sebagian DSLR yang lebih baru dari Canon, seperti EOS 200D. Mode preset ini dioptimalkan untuk membuat makanan terlihat lezat, dan pengguna dapat memilih dari tiga nada warna: ‘Standard’, ‘Warm’, dan ‘Cool’.

 

Food mode - Standard

Food mode (Standard)

 

Food mode: Warm (Hangat)

Food mode (Hangat)

 

Food mode: Cool (Sejuk)

Food mode (Sejuk)

 

Konektivitas

Mendukung Wi-Fi dan Bluetooth, dan NFC ditiadakan. Selain pengiriman gambar otomatis ke smartphone yang berpasangan melalui Wi-Fi, kamera ini juga mendukung Image Transfer Utility 2. Setelah koneksi Wi-Fi dilangsungkan dan kamera dihidupkan, katanya, aplikasi baru ini memungkinkan file gambar dan film yang belum dikirim, dapat secara otomatis dikirimkan ke komputer.

Smartphone pairing, juga memungkinkan sejumlah fungsi lainnya, termasuk remote shooting (pemotretan jauh), remote playback (pemutaran jauh), dan menyematkan geotagging pada gambar dengan informasi dari sistem GPS ponsel.

 

Monitor LCD belakang

Monitor LCD layar sentuh berukuran 3,0 inci dengan kira-kira 922.000 titik. Dapat dimiringkan ke atas kira-kira 180 derajat, monitor ini ideal untuk portret diri, dan didukung oleh self-portrait mode yang memungkinkan efek buram latar belakang dan pemulusan kulit.

PowerShot SX740 HS

 

Ukuran dan berat

Dimensi eksternal PowerShot SX740 HS kira-kira 110,1 × 63,8 × 39,9mm, dan beratnya kira-kira 299g (termasuk paket baterai dan kartu memori).

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

 

Digital Camera Watch

Digital Camera Watch

Menyampaikan berita harian yang terkait topik,misalnya tentang kamera digital dan perangkat periferal, serta perangkat lunak imaging. Juga menerbitkan berbagai artikel, seperti ulasan tentang penggunaan model kamera digital yang sesungguhnya, dan sampel foto yang diambil dengan menggunakan model baru.

http://dc.watch.impress.co.jp/