Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Inilah Cara agar Anda Mendapatkan Latar Belakang Hitam dalam Fotografi Bawah Air

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana fotografer bawah air mengisolasi subyek mereka dengan latar belakang hitam? Pada dasarnya, subjek akan terlihat bagus dengan latar belakang apa pun asalkan terlihat sangat kontras dengan habitat aslinya. Sementara fotografer bawah air lain memotret dengan latar belakang alami, ada keuntungan dan alasan mengapa yang fotografer lain lebih menyukai latar belakang hitam untuk pemotretan mereka. Mari cari tahu mengapa dan bagaimana melakukannya.

An image showing natural background tells a story between this Ghost Goby on its Tunicate host
EOS-1D X Mark II, lensa EF100 mm f/2.8 Macro USM, f/8.0, 100 mm, 1/250 dtk, ISO100
Gambar yang menunjukkan latar belakang alami menceritakan kisah antara Ghost Goby ini pada host Tunicate-nya

Estetika latar belakang alami dan hitam

Foto dengan subjek dengan latar belakang alami memberi tahu Anda seluruh cerita dalam satu frame, sama seperti yang Anda lihat di National Geographic. Gambar dengan subjek berlatar hitam membawa perhatian langsung ke subjek itu sendiri. Saat memotret hewan yang berwarna “kusam” atau yang berkamuflase dengan baik di habitatnya, latar belakang hitam mungkin akan membantu menonjolkan subjek. Sementara latar belakang hitam enak dipandang mata, sangat penting untuk diingat bahwa tidak ada hewan atau latar belakang yang harus dimanipulasi untuk melakukan pemotretan.

Photo credit, Julie Louh. A clean background made this Xeno Crab. (Xenocarcinus tuberculatus) Dramatic
EOS M5, lensa EF-M15-45 mm STM, f/25, 39 mm, 1/200 dtk, ISO200
Kredit foto, Julie Louh. Latar belakang yang bersih membuat Kepiting Xeno ini (Xenocarcinus tuberculatus) Terlihat Dramatis

Membuat latar belakang hitam untuk foto Anda

Latar belakang hitam dapat diperoleh dengan hanya menggunakan lampu (flash bawah air yang menciptakan cahaya buatan untuk menerangi subjek) strobe Anda yang terpantul pada subjek, dan tidak ada objek lain di latar belakang.

Cara 1:

Subjek Anda berada di tengah air atau seperti melayang. Karena air tidak memantulkan cahaya dari lampu Anda, maka atur aperture kamera Anda menjadi sangat kecil sehingga tidak ada cukup cahaya alami untuk membuat air laut menjadi biru lagi. Latar belakang Anda akan tampak hitam.

A black background on this Whale Shark (Rhincodon typus) is achieved when you are not shooting against the sun
EOS-1D X Mark II, lensa EF8-15 mm f/4L Fisheye USM, f/13, 13 mm, 1/320 dtk, ISO640
Latar belakang hitam pada Hiu Paus ini (Rhincodon typus) diperoleh ketika Anda tidak mengarahkan kamera ke arah posisi matahari

Cara 2:

Subjek Anda berada cukup jauh di atas induknya, jauh dari tanah. Dengan menempatkan kamera Anda pada sudut rendah dan memotret pada sudut atas ke dalam air, atau jauh dari karang, dan menggunakan aperture kecil, latar belakang Anda akan menjadi hitam.

Cara 3:

Dengan menempelkan snoot ke strobe Anda, Anda dapat membatasi area pencahayaan lampu Anda.

Cara 4:

Putar lampu Anda ke arah port kamera hingga saling berhadapan, dan gunakan pinggiran luar lampu untuk menerangi subjek Anda. Akan ada sedikit atau tidak ada cahaya mengenai latar belakang. 

By placing the strobes to face one another, the fringe of the strobe light caught this Periclimenaeus storchi in tunicate (Didemnum molle) while leaving the background darker
EOS-1D X Mark II, lensa EF100 mm f/2.8 Macro USM, f/9.0, 100 mm, 1/250 dtk, ISO50
Dengan menempatkan strobo agar berhadapan satu sama lain, pinggiran lampu sorot menangkap Periclimenaeus storchi ini dalam tunicate (Didemnum molle) sambil meninggalkan latar belakang yang lebih gelap.

Latar belakang hitam pada pemotretan bawah air Anda dapat diperoleh dengan kontrol lampu strobo yang tepat dan perubahan kecil dalam pengaturan kamera Anda. Jika Anda seorang fotografer bawah air pemula, mulailah dengan mempelajari 10 Tips untuk Memulai Fotografi Bawah Air Anda.

Clever mix of a black background with a blue background makes an interesting wide angle image

EOS-1D X Mark II, lensa EF8-15mm f/4L Fisheye USM, f/16, 15 mm, 1/250 dtk, ISO160

Perpaduan pintar dari latar belakang hitam dengan latar belakang biru membuat gambar sudut lebar yang menarik

Pelajari lebih lanjut tentang EOS-1DX Mark II, kamera yang digunakan oleh William Tan untuk menangkap sebagian besar pemotretan dalam artikel ini, dan Cara Memperbaiki Kehilangan Warna Bawah Air saat Anda menyelam lebih dalam ke laut. Saat Anda bereksperimen dengan pengaturan kamera dan cahaya yang berbeda, maka ketahui juga 5 Pengaturan Kamera Penting untuk Memastikan Hasil Foto Bawah Air yang Tajam.

Terima kasih khusus kepada fotografer bawah air profesional William Tan untuk tips dan foto-fotonya.

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!