Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

Kamera FAQ #9: Sebaiknya, Untuk Jenis Pemandangan Apakah Saya Harus Menggunakan AE Lock?

2016-05-19
3
3.43 k
Dalam artikel ini:

Auto Exposure (AE) Lock adalah fungsi yang memungkinkan Anda mengunci pengaturan pencahayaan kamera untuk subjek yang spesifik. Lanjutkan membaca dan temukan tentang bermacam jenis pemandangan untuk menggunakan AE Lock, lalu pelajari bagaimana memanfaatkan fitur ini sepenuhnya agar mendapatkan gambar yang serba hebat. (Dilaporkan oleh: Kazuo Nakahara)

 

Dengan AE lock (Spot metering)

EOS 5D Mark III/EF24-70mm f/2.8L II USM/FL:  29mm/Aperture Priority AE (f/11, 1/200 det, EV ±0)/ISO 400/WB: Auto
Pertama-tama saya menempatkan bangunan di bagian tengah yang menerpakan keteduhan akibat cahaya latar. Kemudian, saya mengeluarkan alat pembacaan meteran, mengaktifkan AE lock (Kunci AE), lalu menyusun ulang gambar sebelum menangkapnya. Dengan cara ini saya dapat menangkap foto bangunan yang cerah tanpa terpengaruh oleh cahaya latar yang benderang.

 

Tanpa AE lock (Evaluative metering)

EOS 5D Mark III/EF24-70mm f/2.8L II USM/FL:  29mm/Aperture Priority AE (f/11, 1/3,200 det, EV ±0)/ISO 400/WB: Auto
Jika Anda mengarahkan ke subjek dengan menggunakan evaluative metering (pengukuran evaluatif) tanpa AE lock, pencahayaan akan lebih dibobotkan pada latar belakang sehingga menyebabkan bangunan tampak seperti siluet.

 

AE lock sering digunakan dalam pemandangan yang kecerahannya sangat berbeda, misalnya, apabila terdapat cahaya latar

Karena pengaturan pencahayaan otomatis kamera berbeda, tergantung pada kecerahan dan penempatan subjek serta mode pengukuran yang dipilih, maka sulit untuk terus-menerus mendapatkan hasil yang konstan. Oleh karena itu, AE lock adalah cara untuk mengukur, kemudian mengunci pencahayaan dengan membatasi pengukuran pada subjek tertentu. Dengan begini, maka akan lebih mudah menentukan pencahayaan untuk pemandangan yang kecerahannya sangat berbeda pada layar, misalnya seperti pemandangan dengan cahaya latar.

Karena AE lock memungkinkan Anda mengunci pengaturan pencahayaan berdasarkan kecerahan subjek yang spesifik, maka penting untuk menetapkan mode metering (pengukuran) ke spot metering (pengukuran setempat), atau terlebih dulu mengukur pembobotan tengah. Karena spot metering mengevaluasi dan menghitung pencahayaan berdasarkan pada area yang sangat kecil (hanya sekian % dari gambar viewfinder) dekat bagian tengah pemandangan, maka, jika Anda tidak mengarahkan secara dekat pada subjek yang Anda ukur, pencahayaan dapat berfluktuasi, tergantung pada warna dan polanya. Jika subjeknya cukup besar, mungkin akan mudah untuk menggunakan centre-weighted metering (pengukuran pembobotan tengah).

Apabila mengambil foto, sesuaikan dulu subjek yang dikehendaki ke metering point (titik pengukuran) (normalnya di bagian tengah) sebelum menekan tombol AE Lock untuk mengunci pengaturan pencahayaan. Setelah itu, Anda tinggal menyesuaikan komposisi dan membidiknya. Anda dapat memvariasikan penampilan karya Anda dengan menyesuaikan pencahayaan, apakah menyorot atau meneduhkannya.

 

Kombinasikan AE lock dengan spot metering (pengukuran setempat) atau centre-weighted metering (pengukuran pembobotan tengah)

Spot metering (Pengukuran Setempat)

 

Centre-weighted metering (Pengukuran pembobotan tengah)

Untuk hasil yang konsisten, sebaiknya menggunakan mode metering dengan kisaran pengukuran terbatas.

 

 

Kazuo Nakahara

Lahir di Hokkaido pada tahun 1982, Nakahara berpaling ke fotografi setelah bekerja di perusahaan manufaktur bahan kimia. Ia mengambil jurusan fotografi di Vantan Design Institute dan ia juga berprofesi sebagai penceramah untuk lokakarya serta seminar fotografi, selain bekerja dalam bidang fotografi komersial. Ia juga merupakan perwakilan dari situs web informasi fotografi, studio9.

http://photo-studio9.com/

 

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.

Diterbitkan oleh Impress Corporation

 

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami