Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Yang Baru >> All Happenings

Perjalanan Fotografi Saya: Wawancara dengan 2 Alumni CPMC

2018-12-07

Canon PhotoMarathon Asia Championship (CPMC) adalah suatu mercusuar dalam perjalanan fotografi bagi para pesertanya. Kami mendapatkan kabar terbaru dari Luong Ngoc Thanh Thao (Tracy Thao Luong) dan Saiwuttinon (Kops) Jirawat, yang berpartisipasi dalam edisi kejuaraan tahun 2018, dan mengetahui, sejauh mana peristiwa itu telah membuat perubahan dalam hidup mereka.

 

“Pokoknya, saya tahu, kalau saya membenamkan diri dalam pemotretan, saya lupa hal lainnya, karena kegiatan ini sungguh membuat saya bahagia”

Tracy Thao Luong

Luong Ngoc Thanh Thao (Tracy Thao Luong)
Pada tahun sejak dia memenangkan Best of Show – Kategori Pelajar dalam Canon PhotoMarathon Singapore XV 2017, Tracy telah lulus dari LaSalle College of the Arts dengan menyandang Diploma dalam Broadcast Media (Media Penyiaran), dan memulai bisnis fotografi dan pembuatan film dengan seorang teman.

 

Bagaimana Anda memulai dalam bidang fotografi?

Saya memulainya 10 tahun yang lalu. Kamera pertama saya adalah kamera saku digital Canon. Justru sahabat saya yang membantu menyadarkan saya, bahwa saya punya bakat fotografi. Dia juga orang pertama yang saya potret.

Apa yang memotivasi Anda untuk terus memotret dan memperbaiki diri?

Saya tidak tahu apa yang membuat saya terus memotret. Yang saya tahu hanyalah, bahwa, saat saya terlena dalam memotret, saya lupa segalanya, dan saya merasa sangat bahagia. Semakin bertambah pengalaman saya dengan genre yang berbeda-beda, semakin saya mencintai fotografi. Menurut saya, fotografi dan pembuatan film adalah hasrat yang paling saya hayati. Mengetahui tentang fotografi sangat membantu untuk pembuatan film.

Ferris Wheel di Huis Ten Bosch

EOS 80D/ EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS USM/ FL: 135mm/ Manual exposure (f/22, 2,5 det., EV±0)/ ISO 500/ WB: Auto/ Lokasi: Huis Ten Bosch, Prefektur Nagasaki

Belum lama ini, Anda memulai bisnis fotografi dan videografi. Apakah keikutsertaan dalam CPMC juga membantu?

Teman saya dan saya telah cukup lama membahas untuk memulai bisnis ini. Saya berpendapat, pasti akan sangat menyenangkan kalau saya bisa bekerja sekaligus menggeluti hasrat saya dan menghasilkan uang dari hal itu. CPMC memberi saya kesempatan yang bagus untuk belajar segala sesuatu. Tidak saja membantu saya tumbuh sebagai seorang fotografer, tetapi juga dalam menjalankan bisnis fotografi.

Contohnya, saya bisa bereksperimen dengan banyak genre yang berbeda di luar fotografi potret wajah dan jalanan yang biasa saya kerjakan, dan dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Ini sangat membantu, karena, apabila Anda menjalankan bisnis fotografi, Anda akan menangani berbagai macam pemandangan, misalnya, pernikahan—dan Anda tidak bisa mengendalikan hal-hal, seperti cuaca! Saya juga mendapatkan saran praktis yang sangat berharga mengenai berbagai hal, misalnya, cara berkomunikasi dengan klien dari fotografer profesional seperti GOTO AKI-san.

Malahan, sebagian klien mendatangi saya, karena pengalaman saya dengan CPMC dan Canon PhotoMarathon. Hal itu merupakan suatu jaminan bagi mereka, bahwa mereka mempekerjakan seseorang yang andal.

 

Foto CMPC yang paling saya banggakan

Seorang pria memberi makan burung di Hiroshima Peace Park

EOS 80D/ EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS STM/ FL: 135mm/ Manual exposure (f/5.6, 1/400 det, EV+1)/ ISO 200/ WB: Auto/ Lokasi: Hiroshima Peace Park, Prefektur Hiroshima

“Saya senang bisa merasakan hubungan antara manusia dan hewan. Pria yang sedang memberi makan burung, seakan mengemukakan bahwa dia memberi makan burung setiap hari. Persahabatan antara manusia dan burung juga merupakan citra perdamaian, yang sangat simbolis, mengingat bahwa bidikan ini diambil di Hiroshima Peace Park.”

 

Bidikan yang mencerminkan pertumbuhan saya sebagai fotografer

Bidikan dengan pencahayaan lama, Gua Akiyoshi

EOS 80D/ EF50mm f/1.8 STM/ FL: 50mm/ Manual exposure (f/10, 10,0 det., EV+1)/ ISO 100/ WB: Auto/ Lokasi: Gua Akiyoshido, Prefektur Yamaguchi

“Saya tidak biasa memotret lanskap. Sampai pada bidikan ini, saya selalu fokus membidik pada saat yang tepat. Tetapi, di sini saya mencoba teknik pencahayaan yang lama untuk pertama kali, dan memusatkan perhatian pada tekniknya. Sungguh menarik, membidik dalam gaya yang berbeda."

Saran Tracy untuk pemotretan di CPMC:
- Ciptakan apa pun secara kreatif. (Gunakan lensa, filter dan prop apa pun)
- Jangan takut bereksperimen! Coba genre fotografi yang lain, Profil Foto, dll.
- Menyendiri saat sedang memotret. Hal ini membantu Anda fokus dan mendorong kreativitas.

 

“Bagi saya, setiap orang yang saya jumpai, adalah guru. Saya sangat berterima kasih telah menemukan begitu banyak guru dalam perjalanan fotografi saya sejauh ini.”

Kops Jirawat

Saiwuttinon (Kops) Jirawat
Peserta paling muda di CPMC 2018 berusia 17 tahun, Kops merasa bahwa Canon PhotoMarathon Asia Championship lebih dari sekadar berkompetisi—kegiatan ini mempersatukan komunitas fotografer dari seluruh Asia, menciptakan kesempatan untuk menjalin pertemanan baru dan berbagi pengetahuan.

 

Bagaimana Anda memulai dalam bidang fotografi?

Saya memulai fotografi ketika saya berusia sekitar 10 tahun. Saya minta kamera kepada ayah saya, karena saya ingin menyandang kamera seperti beliau. Setelah itu, kamera menjadi bagian dari tubuh saya—saya memotret banyak foto.

Apa yang memotivasi Anda untuk terus memotret dan memperbaiki diri?

Saya senang bisa mengekspresikan seribu satu hal pada selembar foto. Bagaikan berada di zona kebebasan. Tidak ada aturan, jadi Anda bisa membuat apa saja dengan menggunakan teknik fotografi dan kreativitas Anda sendiri. Menurut saya, hal ini juga membantu Anda lebih kreatif dan dapat menyesuaikan diri dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Anda, bagaimana CPMC telah membantu dalam perjalanan fotografi Anda?

“Bagi saya, setiap orang yang saya jumpai, adalah guru. CPMC memberi saya kesempatan untuk bertemu dengan banyak guru. Karena kami berbicara bahasa yang sama—bahasa fotografi—kami bisa terus-menerus saling berbagi pengetahuan, misalnya, cara menggunakan penerangan untuk membuat subjek menonjol lebih baik, cara menciptakan pergerakan dalam foto, dan lain sebagainya. Melalui mereka, saya belajar banyak hal penting yang pasti akan berguna setiap saat.

Itsukushima Shrine dengan awan, rana lambat

EOS 5D Mark IV/ EF16-35mm f/2.8L II USM/ FL: 16mm/ Bulb mode (f/16, 1 men. 30 det,, EV±0)/ ISO 100/ WB: 4200K / Lokasi: Kuil Itsukushima, Prefektur Hiroshima

CPMC juga mengajari saya cara berpikir dan membidik secara cepat. Pada acara Canon PhotoMarathon Singapore 2017, saya menghabiskan banyak waktu merencanakan dan hanya mengambil 1 bidikan untuk tiap tema. Tetapi, di CPMC, ada banyak hal yang harus kami lakukan, jadi saya harus kerja keras dalam waktu terbatas.

Saat itu masih seorang pelajar. Apa harapan yang ingin Anda capai dalam fotografi?

Saya ingin menjadi sutradara fotografi di industri film. Tetapi, sebelum mencapai hal itu, masih banyak sasaran yang harus saya penuhi. Salah satunya adalah menjadi fotografer terkenal sedunia, dan untuk meraih sasaran itu, saya harus terus memperbaiki dan meningkatkan diri!

 

Foto CMPC yang paling saya banggakan

Lady with umbrella

EOS 5D Mark IV/ EF24-70mm f/4L IS USM/ FL: 70mm/ Aperture-priority AE (f/7.1, 1/640 det., EV-1)/ ISO 800/ WB: Auto/ Lokasi: Prefektur Fukuoka

“Saya sedang berada di atas bus ketika melihat bidikan ini, dan saya sangat menyukai pencahayaannya. Saya bangga akan bidikan ini, karena bus sedang melaju dan saya hanya punya waktu kurang dari 1 detik untuk membidik, namun saya berhasil menangkapnya. Saya merasa bahwa kebersahajaannya mencerminkan gaya kehidupan sederhana di Jepang.”

 

Bidikan yang mencerminkan pertumbuhan saya sebagai fotografer

Seorang pria di seberang tepi sungai Gunung Aso

EOS 5D Mark IV/ EF70-300mm f/4-5.6L IS USM/ FL: 61mm/ Aperture-priority AE (f/16, 3.2 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto/ Lokasi: Gunung Aso, Prefektur Kumamoto

“Dari Goto-san, saya belajar cara menciptakan foto lanskap yang lebih menarik, karena menceritakan sebuah kisah. Dengan bidikan ini, saya ingin menyampaikan dua sisi manusia: Sisi baik dan sisi buruk. Saya membayangkan bahwa pria di seberang danau adalah sisi lain diri saya.”

Saran Kop untuk mendapatkan pengalaman terbaik di CPMC:
- Sebelum CPMC, latihan fotografi.
- Cermati foto karya fotografer lain dan mempelajarinya. Tetapi, jangan menirunya! Gunakan untuk mendapatkan gagasan membentuk gaya khas Anda.
- Setelah menemukan gaya Anda sendiri, Anda bisa fokus untuk memperbaiki elemen lainnya.

 

Ketahui selengkapnya mengenai pengalaman CPMC dalam artikel berikut ini: 
Menelusuri Lensa yang Berbeda-beda: Wawancara dengan Pemenang CPMC 2018
Laporan Kejuaraan Canon PhotoMarathon Asia: Bertarung untuk merebut Tempat Terhormat dalam Babak Akhir di Jepang!
3 Angkatan Alumni CPMC Reuni di Singapura @ Canon(Versi Inggris)

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!