Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Produk >> Semua Produk

Ulasan EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM: Lensa Zoom Sudut Ultra-Lebar Memberikan Perspektif Dinamis

2017-05-11
4
3.11 k
Dalam artikel ini:

Lensa zoom sudut ultra-lebar seri EF-M, EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM, berbobot kira-kira 220g dan ukuran ringkas yang cocok untuk seri kamera EOS M mungil. Mampu mencakup sudut yang diperlukan untuk fotografi lanskap, dan merupakan lensa yang sempurna untuk di bawa selama perjalanan. Dalam artikel ini, kami mengulas berbagai fitur lensa dan juga berbagi sebagian saran untuk memaksimalkan penggunaannya. (Dilaporkan oleh: Yoshiki Fujiwara)

 

Resolving power (daya pisah resolusi) yang istimewa pada seluruh kisaran fokusnya

Daya pikat EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM bukan hanya karena ukurannya yang ringkas, tetapi juga memiliki resolving power istimewa pada panjang fokus berapa pun di dalam kisarannya. Pada ujung sudut lebar 11mm, lensa ini mampu menghasilkan resolusi yang jernih, bahkan di sekitar pinggiran dan dengan aberasi minimal.

Karena penurunan dalam resolusi akibat difraksi cenderung terjadi apabila Anda menyempitkan aperture di atas f/11, saya sarankan untuk menyempitkan aperture hingga f/8 agar lensa dapat menunjukkan kemampuan sepenuhnya.

Meskipun jarak pemfokusan minimum 15cm memungkinkan Anda berada sangat dekat ke subjek untuk mengambil bidikan dari dekat, namun Anda juga bisa menangkap lanskap yang luas dengan kemampuan makro lebarnya, atau dengan mudah menciptakan efek distorsi dengan menerapkan perspektif yang berlebihan.

EOS M5/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 11mm (setara 18mm)/ Aperture-priority AE (f/8, 25 det., EV±0)/ ISO 400/ WB: Auto

Saya menyempitkan aperture untuk mengaktifkan fokus pan, dan membidik pada kecepatan rana 25 det. untuk memburamkan penampilan aliran air di kolam, yang terletak di kiri bawah gambar.

 

EOS M5/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 22mm (setara 35mm)/ Aperture-priority AE (f/8, 1/60 det. EV±0)/ ISO 800/ WB: Auto

Saya menggambarkan air yang mengalir melintasi celah bebatuan yang tertutupi lumut. Untuk memberikan kesan hening, saya menyempitkan aperture ke f/8.

 

EOS M5/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 11mm (setara 18mm)/ Aperture-priority AE (f/8, 13 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto

Ini adalah tempat yang menampilkan panorama indah, dan di sini Anda bisa mengapresiasinya saat melihat hamparan bumi Aso yang begitu luas (prefektur Kumamoto). Pada ujung sudut lebar 11mm, saya mampu menangkap perubahan surya pagi di antara awan yang mengesankan.

 

EOS M5/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 11mm (setara 18mm)/ Aperture-priority AE (f/16, 1/100 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto

Saya mencari posisi, di mana sang surya akan bersinar menembus celah di antara cabang pohon, dan membidik pada aperture f/16. Saya menegaskannya dengan menambahkan starburst (semburat cahaya) yang memiliki 14 sinar cahaya.

 

Saran Penggunaan #1: Terapkan distorsi ke subjek

Tidaklah sulit untuk menciptakan perspektif yang berlebihan dengan menggunakan lensa sudut lebar, dan membuat sesuatu di dekatnya tampak lebih dekat, dan sesuatu yang jauh tampak semakin jauh. Lensa yang mengarah semakin dekat ke bagian tengah akan menghasilkan subjek yang lebih sempit. Jika dapat memanfaatkan efek perspektif yang berlebihan, Anda bisa menangkap bidikan yang bahkan lebih dinamis.

 

Mendekati subjek

EOS M5/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 11mm (setara 18mm)/ Manual (f/8, 1/125 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto

Saya berupaya untuk sedekat mungkin ke batang pohon agar dapat menciptakan distorsi. Saya menekan rana dengan lensa menghadap ke atas, di sepanjang batang pohon. Dengan begitu, lensa sudut lebar memungkinkan cara yang sama sekali baru untuk melihat berbagai hal, karena ini menciptakan bentuk yang berbeda dari apa yang bisa dilihat secara kasat mata.

 

Memotret pemandangan secara keseluruhan tanpa mendekati subjek

EOS M5/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 11mm (setara 18mm)/ Manual exposure (f/8, 1/125 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto

Ketika saya membidik pemandangan pohon secara keseluruhan tanpa mendekati batang pohon, dedaunan merah menjadi terlihat, namun demikian, gambar yang dihasilkan tampak lebih sesuai sebagai catatan fotografis.

Untuk mengetahui selengkapnya, bacalah yang berikut ini:
Menjelajahi Lensa Sudut Lebar Bagian 2: Teknik Komposisi untuk Lensa Sudut Lebar

 

Saran Penggunaan #2: Persempit aperture ke f/16 untuk menonjolkan starburst (semburat cahaya) yang indah

Tidaklah sulit untuk menciptakan starbursts apabila Anda memanfaatkan sumber cahaya yang benderang, seperti matahari atau cahaya buatan. Untuk melakukannya, gunakan salah satu, Aperture-priority AE atau manual exposure (pencahayaan manual), dan sempitkan aperture sebanyak mungkin.

Selama siang hari, Anda kemungkinan menggunakan matahari sebagai sumber cahaya, namun demikian, seandainya Anda akan menangkapnya seperti apa adanya, ini mungkin tampak seakan membanjiri gambar dengan cahaya. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk menyusun gambar sedemikian rupa sehingga kehadiran matahari tampak samar-samar, misalnya apabila cahaya disaring melalui dedaunan.

Menyertakan atau tidak menyertakan matahari, adalah keputusan yang sering harus dibuat oleh para fotografer. Untuk selengkapnya, baca:
Membuat Keputusan dalam Fotografi Lanskap: Memutuskan, Apakan Menyertakan atau Tidak Menyertakan Matahari dalam Bingkai

Lensa ini dilengkapi dengan 7-blade circular aperture (aperture melingkar 7 bilah). Menyempitkan aperture antara f/11 dan f/14 menciptakan starburst, yang menambah ketegasan pada foto Anda. Karena lensa memiliki depth of field yang dalam, salah satu keuntungannya yaitu, menghasilkan fokus pan tajam dari depan gambar sampai ke ujungnya.

 

Dalam Aperture-priority AE mode, sempitkan aperture sampai muncul starburst

Dalam Aperture-priority AE mode, saya menetapkan aperture ke f/16, dan kecepatan rana serta kecepatan ISO ke exposure (pencahayaan) yang tepat. Gunakan tripod jika Anda bermaksud membidik pada kecepatan rana lambat.

 

Kiri: f/16
Kanan: f/4

Kedua gambar: EOS M5/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 11mm (setara 18mm)/ Aperture-priority AE (1/60 det., EV±0)/ ISO 400/ WB: Auto

Apabila dibandingkan dengan pemotretan pada aperture f/4, Anda bisa melihat bahwa sinar cahaya tampak lebih nyata pada f-number yang lebih besar.

 

Rangkuman: Lensa yang sempurna untuk fotografi lanskap dan perjalanan

Lensa sudut lebar mampu menangkap lanskap dengan cara dinamis, dan saya pasti akan merekomendasikan agar Anda menggunakan lensa ini untuk menangkap lanskap yang berpanorama indah, yang begitu luas sehingga melampaui kisaran penglihatan manusia. Keringkasan EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM membuatnya sebagai lensa yang sempurna untuk fotografi lanskap dan perjalanan. Jika Anda bermaksud menonjolkannya, saya anjurkan agar Anda juga membeli tudung lensa terpisah.

 

 

Lens Hood EW-60E

 

Spesifikasi

A: Lensa Asferis
B: Unit IS

Panjang fokus setara 35mm: 18-35mm
Konstruksi lensa: 12 elemen dalam 9 kelompok
Jarak pemfokusan terdekat: 0,15m
Pembesaran Maksimum: 0,3x
Diameter filter: φ55mm
Ukuran: kira-kira φ60,9 × 72,9mm (maksimum)
Bobot: kira-kira 220g

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

Mengenai Penulis

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Yoshiki Fujiwara

Semula, ia adalah seorang snowboarder profesional. Fujiwara mengambil kesempatan untuk memulai karier kedua sebagai fotografer setelah pensiun akibat mengalami cedera. Ia berupaya menemukan cara memanfaatkan cahaya alami untuk mendapatkan kesan kebeningannya. Ia memperoleh pengalamannya melalui otodidak yang pada akhirnya menuntunnya untuk menghasilkan foto yang terpilih sebagai salah satu dari “10 Viral Photographs of Tokyo Camera Club” 2014.

http://www.yoshiki-fujiwara.com/

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami