Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

Teknik Lensa untuk Lanskap: Meniru Nuansa Sudut Lebar pada 67mm

2022-07-11
1
21

Selain cakupan yang ditangkap oleh lensa sudut lebar, Anda mungkin juga telah belajar tentang bagaimana lensa itu bisa meningkatkan perspektif dan menambah kesan kedalaman. Namun demikian, tergantung pada pemandangannya, fokus yang lebih panjang mungkin berfungsi dengan lebih baik. Ini tidak berarti bahwa Anda harus mengorbankan kedalaman dan perspektifnya—ini semua tentang cara Anda menggunakan perlengkapan Anda! Cari tahu bagaimana seorang fotografer membidik pada 67mm dan menangkap skala dan kepadatan bentangan padang rumput susuki (rumput perak Tiongkok/rumput pampas) sambil meniru penampilan sudut lebar. (Dilaporkan oleh: Yoshinori Takahashi, Digital Camera Magazine)

EOS 5DS/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 67mm/ Aperture-priority AE (f/13, 1/125 det.)/ ISO 400/ WB: Cloudy
Aksesori lainnya: Filter ND yang lebih tinggi
Lokasi: Dataran Tinggi Oishi-kogen, Wakayama, Japan

Dalam artikel ini:

 

Kisah di balik bidikan

Dataran Tinggi Oishi-kogen adalah salah satu tempat paling terkenal untuk melihat rumput susuki: beberapa orang mengatakan ini adalah yang terbaik di Jepang Barat. Dalam pencahayaan yang tepat, rumput tersebut tampak seperti karpet emas raksasa yang membentang bermil-mil. Dengan niat untuk mengabadikan pemandangan seperti itu, saya pergi ke sana pada suatu malam di musim gugur, dan tiba di sana sekitar pukul 4 sore untuk bersiap-siap.

Sambil mengamati lokasi, saya mencatat beberapa hal:

1. Rumput tumbuh sangat lebat
Ini adalah sesuatu yang ingin saya refleksikan dalam gambar saya, jadi saya harus memastikan bahwa komposisi dan pilihan lensa saya tidak menghilangkannya.

2. Awan tebal terbentuk rendah di langit dan tunggul pohon di dekatnya menerpakan bayangan panjang
Semula, saya ingin membidik menjelang senja, yang tinggal satu jam lagi. Cahaya yang lebih hangat akan menghasilkan warna yang lebih baik. Namun, dengan meningkatnya tutupan awan, saya tidak ingin mengambil risiko melewatkan pencahayaan yang berkilauan sepenuhnya dan memutuskan untuk segera mulai memotret, meskipun itu lebih awal dari yang direncanakan. Saya mengatur white balance ke "Cloudy" untuk meningkatkan warna emas padang rumput.

 

Langkah 1: Gunakan fokus yang cukup panjang

Untuk sebagian pemandangan luas seperti padang rumput, gandum, atau bunga, yang penting adalah menangkap kepadatannya sehingga memberikan dampak yang lebih besar. Jika Anda memotret ini dengan lensa sudut lebar, padang rumput, gandum dan bunga cenderung terlihat terlalu jarang. Untuk menyiasatinya, cobalah memotret dengan fokus yang cukup panjang. Di sini, ternyata panjang fokus telephoto sedang 67mm menghasilkan kompresi telephoto yang mencukupi untuk “menumpuk” rerumputan di latar depan dan belakang yang saling berdekatan dan menonjolkan kepadatannya.

Mengapa tidak membidik dengan sudut yang lebih lebar?
Tidak banyak rumput susuki di depan saya, jadi sulit untuk mendapatkan komposisi yang berdampak dengan panjang fokus sudut lebar.

Mengapa tidak menggunakan fokus yang jauh lebih panjang?
Menggabungkan perspektif merupakan hal yang krusial untuk memotret keluasan padang rumput. Jika fokus terlalu panjang, kompresi akan meratakan perspektif dan membuat pemandangan terlihat kurang luas. Di sini, panjang fokus telefoto sedang yang cukup panjang 67mm mencapai jumlah kompresi yang tepat.

Untuk bidikan ini, saya zoom-in pada lensa EF24-105mm f/4L IS II USM saya. Lensa kit Zoom standar seyogianya juga dapat menjangkau sekurangnya 70mm dari segi kesetaraan full-frame.

Saran: Gunakan aperture yang lebih sempit
Pada fokus yang lebih panjang, depth of field akan lebih dangkal daripada yang dihasilkan pada panjang fokus yang lebih lebar. Anda akan memerlukan aperture yang lebih sempit untuk memastikan bahwa sebagian besar padang rumput berada dalam fokus. Untuk bidikan ini, saya melakukan deep focused dengan stopping down ke f/13.

 

Langkah 2: Menyertakan elemen latar depan untuk perspektif seperti sudut lebar

Satu teknik komposisi lensa sudut lebar yang umum adalah menempatkan sesuatu di latar depan, dekat ke kamera. Di sini, saya melakukan hal yang sama untuk menirukan penampilan sudut lebar, menggabungkan sebanyak mungkin latar depannya. Hal ini juga memberikan kedalaman yang lebih besar pada gambar.

Menggunakan aperture yang lebih sempit untuk mencapai fokus yang dalam, juga berkontribusi pada tampilan seperti sudut lebar, karena pemotretan sudut lebar secara alami memberikan depth of field (kedalaman bidang) yang lebih besar.

Menurut Anda, berapa kisaran panjang fokus bidikan ini?

 

Langkah 3: Dibidik dari posisi dan sudut tinggi

Untuk mendapatkan lebih banyak elemen dalam fokus, selain meningkatkan aperture ke deep focus, Anda juga dapat menyesuaikan tinggi dan sudut pemotretan sehingga lebih banyak elemen di dalam bidang fokus. Di sini, saya melakukannya dengan memotret dari posisi tinggi (dengan kamera di atas kepala) dan sudut tinggi (dengan kamera dimiringkan ke bawah).

Saya naik ke dek pengamatan dengan tripod yang lebih tinggi dari saya. Posisi yang lebih tinggi memungkinkan jarak yang lebih jauh antara kamera saya dan rumput susuki di latar depan, meningkatkan proporsi bidang yang muncul dalam fokus. Sebagai bonus, itu juga memungkinkan lebih banyak padang rumput untuk ditangkap.

Pahami hal ini: Apabila kamera lebih tinggi daripada Anda
Jika kamera Anda memiliki layar Vari-angle LCD, Anda dapat memutar-balikkan dan merotasinya agar Anda dapat melihat dengan lebih baik. Cara lainnya, gunakan fungsi pemotretan Remote Live View pada Camera Connect app.

 

Saran: Ambil langkah ekstra untuk menghindari goyangan kamera jika kolom tengah Anda diperpanjang sepenuhnya

Meskipun saya menggunakan tripod, kolom tengah saya diperpanjang sepenuhnya, yang membuat pengaturannya kurang stabil. Lakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi goyangan kamera. Jika Anda menggunakan kamera DSLR, potret dalam mode penguncian cermin untuk menghindari getaran cermin.

Jika kamera Anda dilengkapi dengan In-Body IS, Anda dapat melakukan bidikan genggam stabilisasi gambar hingga setara dengan kecepatan rana hingga 8 stop. Baca juga:
Mengapa EOS R5 menjadi Kamera Ideal Saya untuk Fotografi Lanskap


Mengenai lokasi: Dataran Tinggi Oishi Kogen, Jepang
Mengelilingi puncak Oishigamine setinggi 870m, Dataran Tinggi Oishi Kogen di Prefektur Wakayama, Jepang adalah dataran luas yang dipenuhi rumput susuki. Pada hari yang cerah, Anda dapat melihat Kii Channel, dan pulau Shikoku di kejauhan. Medan di dataran ini tidak rata, jadi, pakailah sepatu yang bagus.


Jika Anda memutuskan untuk membidik rerumputan dari jarak dekat, artikel ini menguraikan kiat untuk memotret rerumputan yang bergoyang diterpa angin…bahkan, jika tidak ada angin sekali pun!


Masih banyak teknik lensa dan komposisi yang dapat Anda gunakan untuk fotografi lanskap dalam artikel:
Teknik komposisi: Menciptakan ilusi Bulan Tampak Lebih Besar
Bidikan Jitu: Direka untuk menampilkan warna-warni Pola
Menciptakan Pemandangan Memukau dengan Garis Panduan Telephoto
Fotografi Lanskap Minimalis dengan Bentangan Langit

Mengenai Penulis

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Yoshinori Takahashi

Takahashi menjadi fotografer lepas dan mendirikan perusahaan fotografinya sendiri, Photo Kasuga, pada tahun 2000. Selain menyediakan karya fotografi lanskap untuk kalender dan poster pariwisata, ia juga menyumbangkan gambar dan artikel untuk majalah fotografi dan publikasi lainnya. Meskipun pada umumnya berkedudukan di Prefektur Nara, tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, ia juga melakukan perjalanan ke seluruh Jepang untuk memotret pemandangan yang menggambarkan melodi alam.

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami