Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Produk >> All Products In Focus: EOS R- Part 8

3 Fitur pada EOS R yang Akan Mengubah Cara Anda Membidik

Mengapa EOS R memiliki multi-function bar? Apa yang bisa Anda lakukan dengan control ring pada lensa RF? Dan, apa yang membuat dudukan RF begitu spesial? Kami mencermati secara dekat ketiga fitur operasi baru pada EOS R yang pasti akan merombak gaya bidik Anda.

EOS R yang memperlihatkan dudukan RF

 

1. Multi-function touch bar (Bilah sentuh multi-fungsi)—swiping (usap) dan tapping (ketuk) adalah cara terkini

Meskipun dial dan tombol selama ini memang penting untuk mengoperasikan kamera, namun dengan kemunculan smartphone, tindakan layar sentuh, seperti mengusap dan mengetuk , kini telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Mungkin Anda melakukannya beberapa ratus kali setiap hari! Tak terhindarkan lagi, kamera masa depan pun akan menampung kebiasaan ini.

Pada EOS R, hal ini tercerminkan dalam bentuk multi-function bar baru yang inovatif. Dengan bar atau bilah ini, Anda dapat menetapkan berbagai fungsi untuk dilakukan apabila Anda mengetuknya ke kiri, ke kanan, atau mengusapnya. Ini adalah fitur yang belum pernah ada pada kamera lain apa pun, dan mengantisipasi cara kita akan mengendalikan kamera di masa depan.

 

Lagi pula, bentuknya ergonomis

Kontrol inovatif ini tidak saja up-to-date dengan kebiasaan smartphone baru kita, tetapi juga sudah didesain sedemikian rupa sehingga mudah digunakan. Canon sudah lama melakukan penelitian mengenai ergonomis manusia, dan selalu mencari cara untuk membuat kameranya terasa nyaman di tangan penggunanya. Tidak terkecuali multi-function bar: Fitur ini ditempatkan di kanan viewfinder, sehingga Anda bisa mengoperasikannya dengan mudah dengan ibu jari Anda, bahkan saat memegang kamera.

Lokasi multi-function bar

Multi-function bar mudah dioperasikan. Anda tinggal mengusap bilahnya (bar), ketuk kiri atau ketuk kanan.

 

Saran: Gunakan fitur ini untuk menghindari bunyi bising operasional selama merekam video

Anda mungkin menyukai bunyi dial saat Anda memutarnya, tetapi bunyi bising seperti itu dapat ditangkap sewaktu Anda merekam video. Sebaiknya, gunakan multi-function bar untuk mengubah pengaturan Anda. Anda tinggal menyentuhnya secara ringan—sempurna untuk merekam suasana penting tanpa bunyi bising yang mengganggu.

multi-function bar sedang menunjukkan kebolehannya

Dengan menggunakan multi-function bar, Anda dapat menyesuaikan pengaturan tanpa menimbulkan kebisingan—sungguh sangat membantu, khususnya untuk perekaman video.

 

2. Control ring—Cepat, kontrol langsung

Lensa native RF EOS R dilengkapi control ring di bagian depan laras lensa. Berikut ini, dua alasan Anda akan mencintainya:

 

i) Membantu Anda mengubah pengaturan pencahayaan jauh lebih cepat

Anda dapat menggunakan control ring ini untuk mengubah f-number, kecepatan rana, kecepatan ISO dan kompensasi pencahayaan.

Lokasi control ring

Lensa RF terletak di bagian depan laras lensa.

 

Mungkin Anda sudah pernah mengalami ini: Anda melihat subjek yang sempurna—mungkin, seekor burung liar yang sedang bertengger di pohon. Tapi, sebelum Anda selesai menyesuaikan pengaturan pencahayaan untuk mengambil foto yang sempurna, sang burung sudah keburu terbang.

Control ring dapat membantu mencegah hilangnya kesempatan memotret ini. Cukup tetapkan kontrol pada salah satu pengaturan pencahayaan ke control ring, dan Anda akan dapat melepaskan rana, bahkan sewaktu menyesuaikan pengaturan. Anda sekarang bisa mendapatkan bidikan yang diinginkan, dengan pencahayaan yang ideal.

Menggunakan lensa EF dengan EOS R? Tidak masalah. Control Ring Mount Adapter EF-EOS R menambahkan fungsi control ring yang sama.

Cari tahu, bagaimana control ring dan multi-function bar membantu fotografer figure skating, Annice Lyn dalam:
EOS R: Meluncur di Antara Kabut, Keringat, Senyuman dan Air Mata

 

ii) Serasa Anda mengontrol pengaturan secara langsung

Ini mungkin merupakan keuntungan besar, khususnya jika Anda senang merasakan pengoperasian kamera lama dengan kontrol analognya. Anda bisa menetapkan kontrol bukaan diafragma ke control ring, dan ini pun akan bekerja seperti cincin bukaan diafragma pada lensa fokus manual zaman dulu. Tinggal putar dan sesuaikan.

Menggunakan control ring

Anda dapat menggunakan control ring ini untuk menyesuaikan bukaan diafragma, kecepatan rana, kecepatan ISO dan kompensasi pencahayaan.

 

Tahukah Anda: Anda bisa memegang kamera dengan lebih baik ketika menggunakan cincin fokus

Apabila menggunakan cincin fokus, Anda harus memegang bagian depan lensa dengan tangan kiri Anda. Sesungguhnya, hal ini menghasilkan posisi pembidikan yang lebih stabil, karena lensa disangga dengan lebih baik. Dengan kata lain, menggunakan cincin fokus membuat Anda memegang kamera lebih baik. Pengembang Canon memang telah mencurahkan segenap upaya untuk menghasilkan desain EOS R, mempertimbangkan cara pengguna akan memegang kamera.

Control Ring Mount Adapter EF-EOS R

Dengan Control Ring Mount Adapter EF-EOS R, Anda dapat menggunakan lensa EF pada EOS R, dan juga menambahkan fungsi control ring.

 

EOS R portrait

EOS R/ RF 50mm f/1.2L USM/ FL: 50mm/ Manual Exposure (f/1.2, 1/125 det.)/ ISO 100/ WB: 5200K

 

3. Sistem dudukan baru—Mengantarkan lensa ke era baru

Kamera digital dilengkapi dengan jumlah piksel yang semakin tinggi, dan kecenderungan itu kemungkinan besar akan berlanjut hingga beberapa tahun mendatang. Ini berarti, bahwa lensa juga sudah berkembang untuk menangani resolusi gambar yang semakin tinggi.

Dengan deretan lensa EF, Canon terus-menerus menghasilkan lensa yang memiliki kualitas gambar terbaik. Untuk memastikan keberlanjutan ini, bahkan dengan mengintensifkan ‘kelajuan jumlah piksel”, maka diputuskan untuk mendesain sistem lensa yang sama sekali baru. Hasilnya: RF mount yang baru.

 

Dua sasaran para perancang lensa RF

Dalam suatu wawancara (Versi Inggris), para pengembang lensa Canon memberi tahu bahwa mereka memiliki dua sasaran sewaktu mendesain lensa baru:

1. Untuk memastikan bahwa cahaya yang memasuki lensa bisa melaju pada garis lurus sebelum mencapai sensor. Hal ini akan membantu mencegah gambar yang dibentuk pada sensor menjadi terdistorsi.

2. Untuk memastikan bahwa cahaya ini akan mencapai semua bagian sensor, sehingga pinggiran gambar pun akan menghasilkan kualitas yang bagus.

Untuk mencapai sasaran pertama, kuncinya yaitu memperpendek jarak dari bagian belakang lensa ke sensor gambar (yaitu, jarak flange focal) hingga seminimal mungkin. Oleh karenanya, para perancang memutuskan untuk menghilangkan ruang yang biasanya ditempati oleh cermin. Oleh karenanya, EOS R mengambil bentuk kamera mirrorless.

Untuk mencapai sasaran kedua, para perancang lensa mengemukakan gagasan untuk meningkatkan ukuran elemen lensa belakang yang akan memandu lebih banyak cahaya ke arah sensor. Diameter dudukan bagian dalam juga harus diperbesar. Pada akhirnya, para perancang memutuskan diameter dudukan dalam sebesar 54mm, yang kebetulan sama seperti dudukan EF.

Secara bersama-sama, segala upaya ini menghasilkan desain sistem lensa baru yang diperlengkapi untuk memenuhi tuntutan era baru resolusi ultra tinggi.

Jarak <i>flangeback</i> pendek

Untuk merealisasikan kualitas gambar yang lebih baik, para perancang lensa mendesain dudukan RF untuk memastikan jarak yang sependek mungkin, antara bagian belakang lensa dan sensor (jarak flange focal).

 

Komunikasi lensa-kamera yang lebih baik

Bahan optik bukan satu-satunya inovasi pada lensa RF. Tiap lensa RF menyimpan data koreksi aberasi lensa dalam dudukan lensa, yang kemudian mentransmisikannya ke kamera setelah lensa terpasang. Pengguna tidak lagi perlu memperbarui profil lensa di kamera untuk menikmati koreksi aberasi lensa optimal untuk tiap lensa baru.

Dengan fitur ini, serta penyempurnaan dan fitur lainnya pada EOS R, komunikasi antara lensa dan kamera telah menjadi semakin penting daripada sebelumnya. Dudukan RF mengimplementasikan sistem transmisi baru 12 pin yang mampu mentransmisikan jumlah data yang sangat besar pada kecepatan tinggi—satu lagi desain fitur yang menyongsong masa depan.

Memang, bisa kita katakan bahwa EOS R tidak hanya merealisasikan kualitas gambar yang sangat ideal, yang selalu diupayakan Canon untuk tercapai, tetapi juga solusi yang dipertimbangkan secara matang mengenai lensa dan sistem dudukan masa depan.

Titik kontak 12 pin pada dudukan lensa RF (ujung kamera)

Potensi sistem transmisi baru dudukan RF, seperti terlihat pada titik kontak 12 pin di bagian alas dudukan.

 

Ketahui selengkapnya mengenai berbagai fitur lain EOS R dalam artikel berikut ini:
Tidak Sabar Menunggu Untuk Mencoba 8 Fitur Pemfokusan EOS R
Terobosan Kesempurnaan Optik pada EOS R
Wawancara dengan para Pengembang: Kamera mirrorless full-frame pertama Canon, EOS R (Versi Inggris)

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!