Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Lanskap yang Fantastis: Melapisi Filter GND dengan Filter Lain

Filter lensa memberikan cara cepat untuk mengoreksi kecerahan, menambah efek, dan menghasilkan gambar yang mengagumkan, langsung di tempat pemotretan. Pelajari tentang berbagai teknik di balik ketiga gambar berikut ini, yang dibidik dengan filter graduated neutral density (GND) yang dipadukan dengan filter jenis lain. (Dilaporkan oleh: Munetaka Hiroshima, Yoshiki Fujiwara, Digital Camera Magazine)

 

1. Soft-edge GND dengan filter ND400

Matahari terbit dalam nuansa biru di hamparan awan

EOS-1D X/ EF16-35mm f/4L IS USM/ FL: 16mm/ Manual exposure (f/8, 32 det.)/ ISO 100/ WB: Auto
Foto oleh: Munetaka Hiroshima


Filter yang digunakan

Filter Soft-edge ND8 GND

Filter Soft-edge ND8 GND


Filter ND400

Filter ND400


Yang dilakukan filter

Diagram efek filter

A: Tempatkan transition edge (tepi transisi) filter GND sehingga menutupi hamparan awan.
B: Filter GND meratakan pencahayaan dan mempertahankan warna biru langit.
C: Dengan filter ND400, Anda dapat melakukan pencahayaan selama 30 detik yang menangkap pergerakan awan.


Memuluskan sinar matahari terbit pada hamparan awan

Terpukau oleh hamparan awan nan luas yang terbentuk di pagi hari dan meluas hingga ke cakrawala nun jauh di sana, saya ingin menemukan cara untuk menangkap pemandangan itu yang seakan menimpa permukaan pegunungan layaknya ombak di laut.

Filter ND400 untuk pencahayaan yang lama, filter GND untuk meratakan kecerahan

Tatkala hamparan awan bergerak sangat perlahan, menggunakan filter ND400 dan pencahayaan selama 30 detik, sudah cukup untuk menangkap pergerakan itu. Namun demikian, filter ND400 saja tidak cukup untuk mencegah benderangnya sinar matahari dan langit di sekitarnya agar tidak menyorotkan cahaya yang berlebihan

Untuk mengatasi hal ini, saya memegang filter GND di depan lensa untuk mengurangi cahaya pada bagian yang menampilkan ledakan cahaya. Hal ini memungkinkan saya menangkap gambar dengan kecerahan keseluruhan yang rata, langsung di tempat pemotretan.


Pelajari lebih lanjut mengenai cara melakukan pencahayaan yang lama dengan filter ND dalam artikel:
Menggunakan Filter Lensa: 2 Teknik dari Fotografer Profesional
Seni Rana Lambat: Pencahayaan 300-detik untuk Pemandangan Laut yang Berbeda

Teknik filter: Sesuaikan GND dengan tangan Anda untuk menghasilkan transisi yang terlihat lebih wajar

Memegang filter GND pada lensa

Tepi transisi filter GND Anda mungkin terlihat sangat jelas di sejumlah pemandangan tertentu. Pegang filter ini di tangan Anda dan gerakkan ke atas dan ke bawah selama pencahayaan untuk hasil yang lebih wajar. Dengan memegang filter GND oleh tangan Anda, akan membantu menghemat biaya pembelian pegangan filter, dari segi investasi dan beban perlengkapan Anda.

Saran: Kalau khawatir lensa akan menjadi lecet akibat sering menggeser filter GND, Anda dapat merekatkan potongan kain serat sintetis ke bagian pinggir lensa, seperti yang saya lakukan.

 

2. Filter Soft GND + filter Stripe

Padang Bunga Poppy di lembah

EOS 6D/ EF16-35mm f/4L IS USM/ FL: 16mm/ Manual exposure (f/8, 2,5 det.)/ ISO 100/ WB: Cloudy
Foto oleh: Yoshiki Fujiwara


Filter yang digunakan

Filter Soft-edge ND8 GND

Filter Soft-edge ND8 GND


Filter mist stripe

Filter mist stripe


Yang dilakukan filter

Diagram efek filter

A: Filter mist stripe “menambah mist” (kabut) ke bagian tengah gambar.
B: Filter GND mempertahankan warna-warni langit.
C: Filter GND juga membuat bunga poppy di bagian depan terlihat lebih cerah.


Padang bunga poppy yang membuai dalam naungan langit berkabut

Menggunakan filter mist stripe akan memberikan efek membuai pada bidikan lanskap saat matahari terbit.

Pertama-tama, saya menempatkan filter soft-edged GND pada bagian langit yang cerah untuk meratakan perbedaan kecerahan antara langit dan bunga poppy.

Selanjutnya, sambil melihat melalui viewfinder, secara hati-hati saya menempatkan filter mist stripe pada bagian gambar yang saya inginkan agar terlihat berkabut. Penempatan itu penting: jika subjek di latar depan terlihat berkabut, sudut pandangnya akan terlihat tidak wajar.

Panjang fokus yang lebih panjang akan membuat bagian putih filter tampak lebih padat, lebih luas dan lebih nyata, jadi saya membidik pada 16mm, menggunakan wide-angle perspective (perspektif sudut lebar) untuk menambah kesan kedalaman dalam pemandangan.


Teknik filter: Cara kerja filter mist stripe

Membidik tanpa filter stripe

Filter mist stripe memiliki stripe (strip/garis) putih bening di bagian tengah, yang menyamarkan detail di bagian tengah gambar untuk menciptakan efek seperti kabut. Hasil yang paling baik kalau kondisinya seperti berikut ini:

- Pemandangan yang secara relatif datar
- Tidak ada subjek di depannya
- Cocok untuk pemotretan dengan sudut lebar

Kalau semua kondisi ini terpenuhi, Anda dapat menghasilkan gambar bagaikan impian yang tiada duanya.


Bagaimana dengan pemandangan yang memang menghadirkan kabut sesungguhnya? Pelajari sejumlah saran dan teknik untuk lanskap berkabut dalam artikel ini:
Pengaturan Kamera untuk Memotret Anak Sungai dan Sungai Berkabut
Saran Komposisi untuk Memunculkan Kabut

 

3. Filter Soft-edge ND + filter Warna

Arakan awan di atas tepi laut

EOS 6D/ EF24-70mm f/4L IS USM/ FL: 24mm/ Manual exposure (f/16, 4 det.)/ ISO 100/ WB: Daylight
Foto oleh: Yoshiki Fujiwara


Filter yang digunakan

Filter Soft-edge ND8 GND

Filter Soft-edge ND8 GND


Filter Blue GND

Filter Blue GND


Yang dilakukan filter

Diagram efek filter

A: Filter Blue GND mengurangi ledakan cahaya pada matahari.
B: Filter Blue GND membuat langit terlihat lebih biru.
C: Filter Grey GND mengurangi kecerahan pantai, memastikan semua detailnya tidak hilang akibat cahaya yang berlebihan.


Langit nan biru menambah drama pada cahaya sang surya yang mengintip dari balik awan

Satu keuntungan filter segiempat yaitu, Anda dapat menumpuknya untuk melapisi efeknya, yang bisa membuat gambar Anda semakin luar biasa. Saya menyukai filter warna karena caranya yang unik dalam meningkatkan kepekatan warna.

Beginilah cara saya menciptakan gambar ini:

Langkah 1: Tempatkan filter GND sehingga bagian yang gelap berada di bagian terbawah. Dengan cara ini, Anda dapat menggunakan pencahayaan yang lama untuk membuat ombak tampak sehalus sutera dan menangkap pergerakannya.

Langkah 2: Lapisi filter biru di bagian atas. Hal ini membuat awan terlihat lebih tebal dan langit semakin biru, yang kemudian menambah dampak pada sang surya yang mengintip di balik hamparan awan.


Teknik filter: Apa yang harus dilakukan kalau pemandangan tidak memiliki garis cakrawala yang sempurna

Arakan awan nuansa sepia di atas tepi laut

Bidikan warna sepia (cokelat tua lapuk)

Menggunakan filter warna yang berbeda dapat mengubah suasana bidikan, tetapi, tergantung pada warnanya, transisi ini bisa tampak nyata kalau level garis cakrawala dalam pemandangan tidak sempurna. Biasanya, saya akan memburamkan garis cakrawala dengan menggerakkan filter warna agak ke atas dan ke bawah selama pencahayaan sehingga garis transisi bergerak ke atas dan ke bawah pada cakrawala pemandangan. (Lihat Teknik Filter 1)

 

---

Apa lagi yang bisa Anda ciptakan apabila melapisi filter? Berbagilah tentang bidikan Anda dengan komunitas kita di Kisah Canon Saya hari ini!

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Digital Camera Magazine

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Yoshiki Fujiwara

Yoshiki Fujiwara

Semula, ia adalah seorang snowboarder profesional. Fujiwara mengambil kesempatan untuk memulai karier kedua sebagai fotografer setelah pensiun akibat mengalami cedera. Ia berupaya menemukan cara memanfaatkan cahaya alami untuk mendapatkan kesan kebeningannya. Ia memperoleh pengalamannya melalui otodidak yang pada akhirnya menuntunnya untuk menghasilkan foto yang terpilih sebagai salah satu dari “10 Viral Photographs of Tokyo Camera Club” 2014.

http://www.yoshiki-fujiwara.com/

Munetaka Hiroshima

Munetaka Hiroshima

Lahir di Hokkaido, Munetaka berkenalan dengan dunia fotografi saat ia mulai mengambil foto puncak gunung setelah bergabung dengan klub pendaki gunung sewaktu masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Semenjak itu, ia mencurahkan seluruh hatinya untuk menangkap berbagai pemandangan alam yang menginspirasi, terutama lanskap dan langit berbintang, serta matahari terbit, matahari terbenam dan daerah di sekitarnya. Salah satu gambarnya telah memenangkan kategori Landscape pada Nature’s Best Photography Asia Photo Contest tahun 2016.

http://hiroshimamunetaka.photo/