Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Produk >> All Products

Menggunakan Filter Polarisasi untuk Menggambarkan Langit dalam Rona Biru yang Lebih Pekat

Sejernih dan sebiru apa pun langit yang kita inginkan pada foto siang hari di luar ruangan, namun alam semesta tidak selalu mau bekerja sama. Opsi Anda terbatas dalam menyiasatinya saat pasca-pemrosesan atau memanfaatkan kondisi langit yang tidak terlalu kontras warnanya dan terlihat membosankan. Dalam artikel ini, kami memberi tahu, bagaimana Anda dapat menggunakan filter polarisasi untuk mengintensifkan warna langit. (Dilaporkan oleh: Teppei Kohno)

Bidikan contoh dengan EOS 750D

EOS 750D/ EF-S10-22mm f/3.5-4.5 USM/ FL: 15mm (setara 24mm)/ Aperture-priority AE (f/8, 1/320 det.)/ ISO 400/ WB: Auto

 

Diambil tanpa menggunakan filter PL

Dibidik tanpa filter PL

Dibandingkan dengan gambar di atas, Anda bisa melihat bahwa kontrasnya lebih rendah dan nuansa biru lebih terang.

 

Apakah Filter PL itu?

Filter polarisasi (PL) adalah filter yang Anda pasangkan pada lensa untuk mengurangi polaritas tertentu cahaya (Inilah penjelasan teknis tentang cara kerja filter PL (Versi Inggris) dari Cambridge in Colour). Ini menghilangkan cahaya pantulan yang tidak perlu, dan karena itu, tidak hanya mengontrol kesilauan dan pantulan, tetapi juga membantu membuat warna tampak lebih semarak. Bahkan, ini dapat mengurangi halimun, atau kabut cahaya. Jika Anda ingin meningkatkan keterampilan fotografi Anda, ini adalah investasi yang bagus.

Cari tahu apa yang bisa dilakukan filter PL untuk pantulan air, pelangi dan lanskap larut senja

Terdapat dua jenis filter PL: Linear dan circular (Baca mengenai perbedaannya di sini (Versi Inggris).) Karena Filter PL linear mungkin mengganggu AF dan meteran cahaya melalui lensa pada kamera dengan cermin (misalnya, kamera DSLR), filter polarisasi circular (filter CPL) lebih umum digunakan dan juga lebih luas dijual. Selain dari itu, efek visual keduanya sama.

 

Langkah demi langkah: Bagaimana cara menggunakan Filter PL?

Diagram prosedur pemotretan

*Prosedur Pemotretan
A: Pasangkan filter PL ke lensa.
B: Bidik dengan matahari berada di belakang Anda.
C: Rotasi filter PL dan cek hasilnya untuk mengetahui apakah Anda sudah mendapatkan efek yang diinginkan.

 

A: Pasangkan filter PL pada lensa
Pilih filter yang sesuai dengan diameter ulir filter lensa Anda. Pasangkan pada ulir sekrup di bagian depan lensa. Putar filter ke kanan untuk mengencangkan sekrup di tempatnya. 

Saran:
- Jika Anda memiliki beberapa lensa, Anda dapat memilih filter yang cocok dengan ukuran ulir terbesar, kemudian gunakan step-up ring (ring penyetel) untuk menyesuaikan filter ke lensa dengan ukuran ulir yang lebih kecil.
- Jika Anda menggunakan EOS RP atau EOS R dan memiliki beberapa lensa EF, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk memiliki adaptor dudukan EF-EOS R dengan filter CPL drop-in. Ini dapat secara efektif menambahkan filter ke semua lensa Anda, berapa pun ukuran ulirnya.

 

B: Bidik sang surya di belakang Anda
Filter PL memiliki sedikit efek kalau Anda membidik pada cahaya latar. Pastikan Anda membidik di cahaya depan, misalnya, dengan sang surya yang menyinari subjek Anda dari belakang Anda.

 

Contoh yang bagus: Warna biru terlihat lebih pekat apabila ditangkap pada cahaya langsung

Gedung pencakar langit dibidik dengan filter PL

EOS 750D/ EF-S10-22mm f/3.5-4.5 USM/ FL: 13mm (setara 21mm)/ Aperture-priority AE (f/8/ 1/60 det., EV+1)/ ISO 200/ WB: Auto

Untuk menonjolkan efek filter PL secara memadai, temukan lokasi di mana Anda bisa membidik subjek dalam cahaya langsung. 

Contoh negatif: Tidak memiliki efek apabila memotret di cahaya latar

Gedung pencakar langit dibidik dalam cahaya latar

EOS 750D/ EF-S10-22mm f/3.5-4.5 USM/ FL: 16mm (setara 26mm)/ Aperture-priority AE (f/8/ 1/200 det., EV +0,7)/ ISO 200/ WB: Auto

Semakin dekat Anda mengarahkan kamera ke matahari, semakin lemah efek filter PL. Dengan cahaya latar seperti ini, filter PL nyaris tidak memiliki efek.
 

Saran: Efek filter PL terkuat pada bagian langit apabila membidik langit pada sudut 90 derajat dari matahari. Apabila matahari berada tinggi di langit, efek polarisasi paling kuat adalah dekat cakrawala. Apabila matahari berada rendah di langit, efek polarisasi terkuat di langit secara langsung berada di atas kepala. Contoh lainnya mengenai efek posisi matahari di sini (Versi Inggris).

 

C: Rotasi filter PL dan cek hasilnya untuk mengetahui apakah Anda sudah mendapatkan efek yang diinginkan
Filter PL memiliki 2 lapisan. Merotasi bingkai di bagian depan dapat membuat efek melemah/menguat. Sesuaikan ini sampai Anda menemukan sudut yang memberi Anda warna biru paling pekat.

Saran: Apabila menyesuaikan filter PL, coba memutarkannya ke kanan bilamana memungkinkan. Jika Anda harus memutarkannya ke kiri, hati-hati, jangan sampai melonggarkan dudukan filter secara tidak sengaja!
 

Memutar filter PL

Bingkai depan filter PL bisa dirotasi 360 derajat, dengan efek yang berubah kurang-lebih setiap 90 derajat. Setelah mengonfirmasi sudut mana yang paling efektif, Anda bisa secara halus menyesuaikan sudut untuk mendapatkan efek yang diinginkan.

 

Catatan penting: Menggunakan filter PL memperlambat kecepatan rana

Filter PL bekerja dengan membatasi cahaya insiden, yang memperlambat kecepatan rana jika Anda membidik dalam mode Program AE atau Aperture-priority AE. Hal ini mungkin bagus untuk sebagian tujuan kreatif, tetapi ini juga meningkatkan peluang keburaman subjek dan goyangan kamera. Bersikaplah hati-hati untuk mencegahnya: Gunakan tripod jika perlu, atau tingkatkan kecepatan ISO untuk membuat kecepatan rana lebih cepat.

 

 

Gambar di atas dibidik dengan filter Canon ini:

 

Circular polarizing filter PL-C B

Circular polarizing filter PL-C B
Filter tersedia dalam diameter 52mm, 58mm, 67mm, 72mm, 77mm, dan 82mm. Anda juga bisa memasangkan tudung lensa di bagian atas filter.

 

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Teppei Kohno

Teppei Kohno

Lahir di Tokyo pada tahun 1976, Kohno lulus dengan menyandang gelar Social Work dari Fakultas Sosiologi, Meiji Gakuin University, dan magang dengan fotografer Masato Terauchi. Dia memberikan kontribusi untuk terbitan pertama majalah fotografi PHaT PHOTO, dan menjadi fotografer independen setelah itu, pada tahun 2003. Sebagai pengarang dari banyak buku, Kohno tidak hanya memotret semua jenis foto komersial, tetapi juga banyak menulis untuk majalah kamera dan lainnya.

http://fantastic-teppy.chips.jp