Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

Fotografi Lanskap Dini Hari: Memotret Sebelum atau Sesudah Matahari Terbit?

2017-03-23
1
2.73 k
Dalam artikel ini:

Apabila memotret pada dini hari, pertanyaan umum yang muncul yaitu, apakah memotret sebelum, atau sesudah matahari terbit. Dengan sepenuhnya memanfaatkan perubahan dalam sinar matahari serta pergerakan awal, maka dimungkinkan untuk menghasilkan beragam luas ekspresi fotografi tanpa menghiraukan kapan Anda memilih untuk membidiknya. Dalam artikel ini, dua orang fotografer memperkenalkan teknik mereka untuk memotret pemandangan matahari terbit. (Dilaporkan oleh: Toshiki Nakanishi, Makoto Hashimuki)

 

Sesudah Matahari Terbit: Menangkap perubahan yang dihadirkan oleh peningkatan suhu

EOS 5D Mark IV/ EF100-400mm f/4.5-5.6L IS II USM/ FL: 278mm/ Aperture-priority AE (f/16, 1/80 det., EV±0)/ ISO 200/ WB: Daylight
Foto oleh Toshiki Nakanishi

Toshiki Nakanishi mengatakan:

"Saat sebelum matahari terbit yang berwarna kebiruan memang indah, tetapi saya selalu tergugah oleh perubahan dramatis yang terjadi saat matahari terbit. Peningkatan suhu yang terjadi saat matahari mulai meninggi, menimbulkan perubahan pada aliran udara yang menghadirkan perubahan pemandangan yang menakjubkan dari waktu ke waktu. Tatkala perubahan ini terjadi secara beruntun, Anda harus bertindak cepat, karena pemandangan dramatis ini bisa datang dan pergi dalam seketika."

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara menangkap warna-warni yang cemerlang saat matahari terbit, bacalah: 
Menangkap Warna Cemerlang dan Benderang Matahari Terbit 

Sebelum Matahari Terbit: Gunakan fotografi bola lampu untuk menggambarkan perubahan dramatis pergerakan awan

7 menit
EOS 6D/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 40mm/ Manual exposure (f/10, 7 menit, EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto
Foto oleh Makoto Hashimuki

Makoto Hashimuki mengatakan:

"Saat sebelum matahari terbit adalah periode waktu ketika mata manusia tidak dapat sepenuhnya menangkap apa yang terlihat, tetapi ini mengungkapkan warna-warni yang mencengangkan pada layar LCD kamera. Apabila menggunakan pencahayaan yang lama, Anda bisa menangkap pergerakan awan nun tinggi di langit, dan lautan awan yang berarakan, menciptakan gambar dinamis yang bisa dengan mudah diabadikan menjadi foto dengan kesan yang membuai. Walaupun Anda sedang mengambil gambar diam, namun Anda bisa membuat awan tampak seakan sedang bergerak."

Pelajari lebih lanjut mengenai cara memotret awan yang bergerak, di sini:
Menangkap Awan Berarak dengan Exposure 60 detik

Saran: Cobalah menggunakan fotografi bola lampu untuk melihat, bagaimana Anda bisa mengekspresikan pergerakan awan

10 det.
EOS 6D/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 40mm/ Manual exposure (f/14, 10 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto
Foto oleh Makoto Hashimuki

Kiat menggunakan fotografi bola lampu sebelum matahari terbit, adalah menyusun gambar Anda dengan aliran awan yang diposisikan di tengah. Penting untuk memahami, bahwa durasi kecepatan rana akan memengaruhi bagaimana awan akan digambarkan pada akhirnya. Jika pengaturan waktu bidikan Anda adalah sebelum matahari terbit saat jumlah cahaya sedikit, dan dengan menetapkan interval kecepatan rana dalam satuan menit, ini akan memberikan hasil dramatis lainnya yang berbeda, dibandingkan dengan interval 10 detik.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

Mengenai Penulis

Makoto Hashimuki

Lahir pada tahun 1977 di Shizuoka Prefecture, Hashimuki menekuni fotografi setelah membeli kamera tanpa cermin pada tahun 2012. Terpesona oleh Gunung Fuji, ia kemudian membeli EOS 6D Canon dan lensa untuk menekuni fotografi secara lebih serius. Bidikan Gunung Fuji karyanya, ditampilkan di banyak publikasi di Jepang, termasuk majalah dan kalender fotografi.

Instagram: @hashimuki

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Toshiki Nakanishi

Lahir pada tahun 1971 di Osaka. Setelah mempelajari fotografi secara otodidak, Nakanishi memindahkan basis kegiatan fotografinya ke kota Biei yang terletak di Kamikawa-gun, Hokkaido. Selain menangkap lanskap yang fokus pada cahaya, ia juga menghasilkan berbagai karya yang menonjolkan keindahan kiasan alam. Ia juga adalah Pimpinan PHOTO OFFICE atelier nipek.

http://www.nipek.net/

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami