Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

Menangani Penerangan Alami: Mempekatkan Bayangan untuk Menyoroti Pencahayaan Jalan Pulang

Kompensasi pencahayaan dapat digunakan untuk pengungkapan yang artistik. Dalam artikel ini, ketahui cara seorang fotografer menggunakannya untuk mempekatkan bayangan di sekeliling subjek demi menghasilkan efek “spotlight” (cahaya sorot) pada subjek tersebut. (Dilaporkan oleh: Ikuko Tsurumaki, Digital Camera Magazine)

Gelap, bidikan low key dengan tangga batu yang disinari cahaya di bagian tengahnya.

EOS M50/ EF-M18-150mm f/3,5-6.3 IS STM/ FL: 28mm (setara 45mm)/ Aperture-priority AE (f/7.1, 1/160 det., EV-1,7)/ ISO 100/ WB: Cloudy

 

Kisah di balik bidikan 

Saat itu sudah pukul 5 sore menjelang senja, dan cahaya malam yang kuat menyinari secara frontal dari posisi rendah ke jalan setapak bebatuan yang terhampar antara undakan tangga pada lerengnya.

Menyusun komposisi bidikan

Dengan harapan dapat menarik perhatian sebanyak mungkin ke lereng yang curam dan sempit, saya membidiknya dari sudut yang nyaris tegak lurus dari atas ke bawah. Orientasi horizontal memungkinkan saya menyertakan pepohonan dan struktur di tepi bingkai jalan.

Saya memilih sudut pandang yang mendekati standar, kemudian menyesuaikannya sekaligus mencurahkan perhatian ke penempatan susuran tangan dan pepohonan. Selama waktu itu, saya memastikan bahwa komposisinya tetap mempertahankan suasana pemandangan seperti yang saya lihat. 

Titik fokus adalah lubang got pada jalan setapak. 


Menggunakan bayangan untuk menyederhanakan gambar

Pencahayaan yang ditentukan kamera menangkap semua detail pemandangan, tetapi karena semua detailnya mengganggu, maka, jalan setapak yang sempit dan disinari cahaya matahari tidak cukup menonjol.
Saya memutuskan untuk menyederhanakan gambar dengan cara menerapkan negative exposure compensation (kompensasi pencahayaan negatif), sehingga berbagai benda di sekitar jalan setapak menjadi bayangan, dan karenanya, menonjolkan jalan setapak tersebut.

 

Menganalisis cahaya dan pemaparan

Diagram menunjukkan arah cahaya

Arah cahaya: Arahkan sudut cahaya latar yang berasal dari posisi rendah dan secara langsung menyinari jalan bebatuan sempit pada (A).
(A) Subjek utama bidikan: Jalan setapak bebatuan disinari secara langsung oleh sinar surya keemasan saat larut senja
(B) dan (C): Dinding bata dan pepohonan yang mengapit undakan. Semuanya berbayangan, dan saya menyatukannya ke dalam bidikan sehingga (A) bisa menonjol lebih baik.


Membaca histogram: Bidikan low key

Histogram menunjukkan bidikan low key dengan crushed black (detail di area yang sangat gelap hilang)

Saya sudah memutuskan untuk mempergelap elemen di sekitar subjek yang menjadi daya tarik utama di (A) agar menonjol lebih baik—pertanyaannya, seberapa gelap?
Menerapkan kompensasi pencahayaan untuk menghasilkan efek yang saya inginkan untuk (A) menyebabkan crushed black dan detail dalam bayangannya hilang di (B) dan (C).

 

Cara menangani (A), (B) dan (C)


Untuk (A): Ciptakan bayangan untuk menonjolkan jalan setapak

Pencahayaan yang “Tepat” pada Jalan setapak tidak menonjol

Undakan di antara bangunan, disinari secara merata dengan pencahayaan yang tepat

Apabila pencahayaan pada seluruh bidikan tepat (kompensasi pencahayaan: 0), segalanya terlihat cerah dan cahaya matahari pada jalan setapak bebatuan tidak menonjol.

Subjek utama dalam bidikan ini yaitu (A), jalur yang pendek di bagian bawah undakan yang bersinar di bawah penerangan malam hari. Menjadikannya sebagai tolok ukur pencahayaan, saya menerapkan kompensasi pencahayaan negatif seraya melihatnya melalui viewfinder. Saya berhenti menyesuaikannya pada EV-1.7, setelah bayangan memanjang yang diterpakan oleh pagar kawat hijau pada jalan setapak bebatuan terlihat cukup gelap.


Untuk (B) dan (C): Menyesuaikan bayangan dalam pasca-pemrosesan

Setelah menerapkan kompensasi pencahayaan, B dan C menjadi begitu gelap sehingga banyak detailnya yang hilang. Untuk menyeimbangkan kontras secara keseluruhan, saya memutuskan untuk mempercerahnya sedikit.

Dalam pasca-pemrosesan, tidak terdapat banyak efek saat saya meningkatkan parameter “Shadows” (bayangan), jadi saya meningkatkan ”Black”-nya. Saya mencapai hasil yang saya bayangkan pada “Blacks: +34”.

 

Pelajari lebih lanjut mengenai penggunaan shadows (bayangan/bagian yang gelap) dan kontras untuk pengungkapan kreatif dalam artikel:
Matahari Terbit, Matahari Terbenam: Menghasilkan Kontras Dramatis dalam Fotografi Jalanan
Menangani Penerangan Alami: Menambahkan Dampak ke Potret Wajah dan Lingkungannya
3 Cara Menangkap Gambar Monokrom Pemandangan Musim Salju yang Memikat

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Digital Camera Magazine

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Ikuko Tsurumaki

Ikuko Tsurumaki

Lahir di Tokyo pada tahun 1972, Tsurumaki mulai belajar fotografi saat bekerja di biro iklan, dan meniti karier fotografer yang diawalinya sebagai asisten. Pada saat ini, ia sibuk dalam berbagai kegiatan, termasuk melakukan pemotretan untuk majalah, menulis artikel, dan mengadakan ceramah serta seminar fotografi.

http://www.ikukotsurumaki.com/