Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Produk >> Semua Produk

FAQ Lensa: Gambar Apa yang Dapat Saya Peroleh dengan Pembesaran 0,25x atau 0,5x?

2022-12-01
1
214

Semakin banyak lensa makro yang memiliki pembesaran maksimum 0,5x, juga dikenal sebagai "separuh makro". Di sisi lain, nama lensa tanpa "makro" mungkin memiliki kemampuan close-up yang lebih baik dari yang Anda perkirakan, menawarkan setidaknya pembesaran 0,25x atau "seperempat makro". Apa perbedaannya, terutama kalau dibandingkan dengan lensa yang mampu melakukan pembesaran minimal 1,0x ukuran aslinya? Sedekat apa jarak yang bisa Anda terapkan dengan lensa tersebut? Artikel ini akan memberi Anda gambaran tentang contoh menggunakan fotografi bunga. (Dilaporkan oleh: Chikako Yagi, Digital Camera Magazine)

Dalam artikel ini:

 

Seberapa banyak bingkai yang dapat saya penuhi pada tiap pembesaran?

Pertama-tama, mari kita lihat bidikan bunga liar dandelion yang diambil dengan pembesaran yang berbeda-beda:

0,25x (Seperempat makro)

Pada pembesaran 0,25x, bunga liar dandelion terlihat kecil mungil. Tetapi, ini seyogianya cukup untuk menangkap bebungaan yang lebih besar.

0,5x (Separuh makro)

Pembesaran 0,5x sudah memadai untuk menangkap seluruh kuntum bunga liar dandelion secara close-up.

0,25x (Seperempat makro)

Pembesaran 1,0x cukup memadai untuk mendapatkan benih halus bunga liar dandelion secara close-up.

Lebih besar daripada ukuran aslinya (1,4 makro)

Pembesaran 1,4x membawa Anda sangat dekat ke subjek, sehingga Anda bisa melihat tiap bulu halus pada benihnya.

Seperti yang bisa Anda lihat dari beberapa contoh di atas, semakin besar magnifikasinya, semakin banyak subjek yang memenuhi bingkai. Namun demikian, bergantung pada ukuran subjek dan maksud Anda, pembesaran 0,5x mungkin sudah lebih dari cukup!

Apa yang dimaksud dengan pembesaran maksimum? Ketahui Selengkapnya di:
FAQ Lensa: Apa Arti "Rasio Pembesaran"?

Berikutnya, mari kita telusuri berbagai macam gambar bunga yang bisa kita dapatkan dengan pembesaran yang berbeda-beda.

 

Pembesaran 0,25x: Menangkap sepenuhnya citra bebungaan dan tumbuhan yang lebih besar dalam bingkai

Pada lensa dengan pembesaran maksimum 0,25x, subjek kecil tidak akan memenuhi sebagian besar bingkai, bahkan apabila memotret pada jarak fokus terdekat. (Ingat: pada sebagian besar lensa, pembesaran maksimum dicapai pada jarak fokus terdekat.) Namun demikian, Anda dapat memperoleh close-up yang agak berdampak pada subjek yang lebih besar, seperti himpunan bunga dan batang gandum pada gambar di bawah.


Dibidik pada RF50mm f/1.8 STM (pembesaran maks.: 0,25x)

EOS R5 + RF50mm f/1.8 STM @ f/2.5, 1/250 det., ISO 200

Ini dibidik pada jarak fokus terdekat lensa. Namun demikian, masih ada jarak antara subjek dan lensa saya, dan himpunan bunga di antaranya. Saya mengubah himpunan bunga di bagian depan menjadi bokeh latar depan. Hal ini melengkapi “bokeh sandwich” (pengapitan bokeh) yang menarik perhatian ke subjek utama.


EOS R5 + RF50mm f/1.8 STM @ f/3.2, 1/8000 det., ISO 500 (EV -1,3)

Saya bidik sedekat mungkin ke bulir gandum di latar depan. Dengan sudut pandang 50mm, membidik pada jarak fokus terdekat lensa, tidak akan memberi Anda suatu close crop—di sini, Anda bisa melihat ladang gandum di belakang.

Coba juga yang berikut ini:
- RF16mm f/2.8 STM (pembesaran maks.: 0,26x)

Tergantung pada subjeknya, jarak pemotretan, dan lensa yang Anda gunakan, kemungkinan subjek masih terlihat lebih kecil dari yang Anda inginkan. Teknik komposisi apa yang dapat Anda gunakan untuk memastikannya tetap menarik perhatian? Berikut ini adalah suatu studi kasus:
Komposisi yang Efektif: Menarik Perhatian ke Kodok Kecil pada Bunga

 

Pembesaran 0,5x: Menyediakan gambar yang menampilkan bunga dan serangga

Pada setengah makro (pembesaran 0,5x), Anda dapat membuat gambar yang mendekati gambaran kebanyakan orang tentang foto makro. Karena ini memungkinkan Anda mendekati subjek, Anda dapat mengisi lebih banyak bingkai dengan bagian yang menarik perhatian Anda dan memamerkannya dalam gambar Anda.


Dibidik pada RF35mm f/ 1.8 Macro IS STM (pembesaran maks.: 0,5x)

EOS R5 + RF35mm f/1.8 Macro IS STM @ f/4, 1/160 det., ISO 100 (EV -1,7)

Direndam dalam air, kelopak kecil pada bunga tanaman daun payung ini tampak tembus cahaya. Pembesaran maksimum 0,5x RF35mm f/1.8 Macro IS STM memungkinkan saya mengisi bingkai dengan bunga dan menciptakan bidikan yang berdampak.


EOS R5 + RF35mm f/1.8 Macro IS STM @ f/2,5, 1/500 det., ISO 100 (EV -0,7)

Pada pembesaran 0,5x, saya juga dapat menangkap pemandangan close-up lebah madu yang sedang mengisap nektar dari bunga dengan hasil yang lumayan bagus. Saya dapat membidik dengan cukup ketat untuk memudahkan pembingkaian dan komposisi.

Coba juga yang berikut ini:
- RF24mm f/1.8 Macro IS STM (pembesaran maks.: 0,5x)
- RF85mm f/2 Macro IS STM (pembesaran maks.: 0,5x)
- RF15-30mm f/4.5-6.3 IS STM (pembesaran maks.: 0,5x pada 15mm, selama MF

Pembesaran 0,5x cukup untuk menangkap tekstur makanan. Lihat:
Apa Cara yang Sederhana untuk Menangkap Tekstur Makanan?

 

Pembesaran 1,0x dan di atasnya: Menampakkan detail benang sari, tetesan air, dan subjek kecil lainnya

Pada lensa makro yang menawarkan pembesaran seukuran (1,0x) atau lebih besar, Anda bisa lebih dekat ke bagian tertentu dari subjek Anda. Ini memungkinkan Anda menemukan hal-hal yang tidak dapat Anda lihat secara kasat mata. Anda bahkan mulai memperhatikan keindahan abstrak dalam bentuk dan struktur yang hadir dalam detail tersebut.


Dibidik pada RF100mm f/2.8L Macro IS USM (pembesaran maks.: 1,4x)

EOS R5 + RF100mm f/2.8L Macro IS USM @ f/2.8, 1/640 det., ISO 800 (EV -0,3)

Foto close-up ini menarik perhatian kita pada struktur halus seperti rambut pada benih dandelion. Depth-of-field yang dangkal membantu membangkitkan kesan kelembutannya.


EOS R5 + RF100mm f/2.8L Macro IS USM @ f/5.6, 1/80 det., ISO 400 (EV -1,0)

Tetesan air yang tercipta oleh hujan. Dibidik pada pembesaran ukuran yang melebihi ukuran aslinya, tetesan air ini tampak seperti manik-manik permata yang rumit.

Baca juga bagaimana cara kerja makro 1,0x dalam fotografi makanan di artikel:
Macro yang menggiurkan: Seni Fotografi Makanan Secara Close-up


---

Seperti yang Anda lihat, ada banyak kemungkinan close-up, bahkan jika lensa Anda tidak memotret makro seukuran aslinya. Cobalah pergi keluar dan hampiri subjek sedekat mungkin, lalu lihat yang dapat Anda hasilkan. Maukah Anda mencobanya?

Untuk saran fotografi makro dan close-up, bacalah sejumlah artikel ini:
Seni di Balik Bidikan: Potret Bunga Makro nan Membuai
Cara Membidik Potret Wajah Makro yang Menceritakan Suatu Kisah
Teknik Fotografi Makro: Menciptakan ilusi Ruang dan Kedalaman

Mengenai Penulis

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Chikako Yagi

Chikako Yagi baru berusia dua puluh tahun ketika ia mulai mengajar dirinya tentang fotografi dengan menggunakan kamera SLR film. Ia meninggalkan pekerjaan tetapnya untuk menjadi fotografer lanskap purna waktu pada tahun 2016. Ia magang pada fotografer terkenal, seperti Kiyoshi Tatsuno dan Tomotaro Ema, ia adalah anggota Shizensou Club, yang didirikan oleh salah satu mantan fotografer lanskap paling terkenal dari klub ini. Pada tahun 2013, ia dipilih sebagai salah satu dari 10 Fotografer Top Tokyo Camera Club.

www.chikakoyagi.com
Instagram: @chikako_yagi

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami