Produk >> All Products

EOS M6: Tiga Fitur yang Bisa Anda Gunakan untuk Menghasilkan Bidikan Bentangan Kota Malam Hari yang Memukau

EOS M6 memang kamera yang dahsyat, bahkan dalam kondisi rendah cahaya, misalnya, pada larut senja atau malam hari, karena dilengkapi dengan sensor CMOS 24,2 megapiksel dan prosesor gambar DIGIC 7. Tidak saja Anda bisa menangkap suasana senja yang indah dengan langit nan membara dengan nada warna yang kaya, namun juga kontrol noise sudah lebih baik sehingga memungkinkan Anda mengambil bidikan pemandangan malam sambil menggenggam kamera pada kecepatan ISO tinggi. Berikut ini beberapa fitur pada EOS M6 yang bisa Anda gunakan untuk membidik pemandangan larut senja dan malam hari yang menakjubkan. (Dilaporkan oleh: Teppei Kohno)

Foto bentangan malam, dibidik dengan EOS M6

EOS M6/ EF-M18-150mm f/3.5-6.3 IS STM/ FL: 18mm (setara 29mm)/ Manual exposure (f/3.5, 1/8 det.)/ ISO 6400/ WB: Auto (B1, M1)/ Picture Style: Landscape

Bidikan genggam diambil pada ISO 6400. Dengan menetapkan ‘Noise Reduction Level’ ke ‘High’ ketika memotret pada kecepatan ISO tinggi, akan membantu mengontrol jumlah bintik dan artefak yang muncul dalam foto, sehingga menghasilkan foto yang lebih jernih dan lebih menyenangkan untuk dipandang.

 

1. Menghasilkan bidikan larut senja dan malam hari yang terlihat surealis dengan menyesuaikan white balance dan rasio aspek

Pemandangan larut senja dan malam hari biasanya lebih semarak dalam hal warna daripada pemandangan di siang hari. Pada larut senja, seluruh gambar biasanya bermandikan kilauan yang hangat berwarna kekuningan, sedangkan pada malam hari, terdapat lebih banyak rona hijau dan biru sendu, tergantung pada penerangannya. Kalau Anda kebetulan melakukannya, sebaiknya Anda mencoba mengambil bidikan jalanan selama rentang waktu ini untuk menangkap cahaya serba indah yang menyertai suasananya.

Sejumlah fungsi yang dapat Anda gunakan dalam hal ini, yaitu pengaturan ‘White Balance’ dan ‘White Balance Correction’. Contoh foto di bawah, diambil dengan White Balance yang ditetapkan ke 'Shade' untuk menegaskan nada kuning. Selanjutnya, pengaturan ‘A’ (amber) dan ‘G’ (green) disetel sedikit untuk memberikan penampilan akhir yang lebih fantastis pada foto. Dengan menggunakan ‘White Balance’ dan ‘White Balance Correction’, akan membuka dunia kreativitas fotografis yang baru sama sekali.

Rasio aspek, yang mengacu ke proporsi panjang dan lebar foto, adalah faktor lainnya untuk dipertimbangkan apabila memotret bentangan kota berpanorama di larut senja atau malam hari. 16:9 sangat direkomendasikan dalam kasus ini, karena Anda dapat menangkap pemandangan yang meliput berbagai kelompok bangunan.

Senja, dibidik dengan EOS M6

EOS M6/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 22mm (setara 35mm)/ Program Auto (f/7.1, 1/320 det., EV-1/3)/ ISO 100/ WB: Shade (A1, G2)/ Picture Style: Landscape

Menambahkan rona kuning ke foto menggunakan white balance, menciptakan kesan suasana senja. Rasio aspek 16:9 memiliki keunggulan untuk lebih menegaskan pemandangan di bawah (dalam hal ini, kota) dengan mengkrop bagian atas dan bawah foto.

 

Cara mengubah white balance dan rasio aspek

1. Tekan tombol 'SET', pilih 'AWB' dari menu, lalu tentukan opsi yang Anda kehendaki dari tampilan di bawah.

EOS M6: Layar Menu

 

2. Setelah menentukan pilihan Anda, tekan tombol 'INFO'. Ini akan membuka menu pengaturan yang lebih detail, sehingga Anda dapat menyetel nilai A (Amber), B (Blue), G (Green), dan M (Magenta).

EOS M6: Layar Menu

 

3. Untuk mengubah rasio aspek, tekan tombol 'SET', pilih '3:2', lalu pilih opsi yang Anda kehendaki dari tampilan di bagian bawah layar.

EOS M6: Layar Menu

 

4. Dengan memilih '16:9', ini akan mengubah rasio aspek tampilan.

EOS M6: Layar Menu

 

2. Bidik tanpa tripod—gunakan mode SCN ‘Handheld Night Scene’

EOS M6 memang cocok untuk mengambil bidikan genggam pada malam hari, berkat kecepatan ISO maksimum yang tinggi. Tentu saja, apabila memotret menggunakan tripod untuk mendapatkan kualitas gambar yang maksimum, memang bagus, tidak ada yang bisa mengalahkan kenikmatan mengambil bidikan genggam sambil lalu di malam hari seperti layaknya Anda lakukan di siang hari.

Yang patut Anda gunakan dalam skenario semacam ini adalah mode SCN ‘Handheld Night Scene’, karena Anda dapat menangkap pemandangan malam yang indah tanpa menggunakan tripod yang kokoh untuk menstabilkan kamera. Mode Handheld Night Scene mengambil 4 foto secara beruntun dan menggabungkannya ke dalam satu foto, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya goyangan kamera atau noise.

Harap diperhatikan, bahwa tetap penting untuk memastikan bahwa kamera diposisikan secara tepat dan aman selama proses pengambilan foto. Pastikan sikap tubuh saat memotret tetap stabil, jaga kedua lengan agar tidak bergerak ketika Anda mengambil foto. Selain itu, karena mode Handheld Night Scene memadukan beberapa foto menjadi satu, harap diingat, bahwa foto mungkin harus dikrop dan subjek akan tampak lebih besar daripada yang dimaksudkan.

Foto malam, dibidik dengan EOS M6

EOS M6/ EF-M18-150mm f/3.5-6.3 IS STM/ FL: 18mm (setara 29mm)/ Handheld Night Scene (f5.6, 1/60 det.)/ ISO 12800/ WB: Auto/ Picture Style (Otomatis/ Gaya Gambar): Standar

Dibidik dengan mode Handheld Night Scene. Pemandangan semacam ini mudah diambil sambil menggenggam kamera EOS M6 berkat kontrol noise kecepatan ISO tinggi yang sudah lebih baik.

 

Cara menggunakan mode Handheld Night Scene

1. Putar dial mode ke ‘SCN’, kemudian tekan tombol ‘SET’.

EOS M6

 

2. Pilih opsi ‘Handheld Night Scene’ dari menu di bawah.

EOS M6: Layar Menu

 

3. Ciptakan polesan akhir butiran hitam-putih dengan ISO 25600 dan ‘Monochrome’ Picture Style

Meskipun EOS M6 bisa menangani kecepatan ISO hingga ISO 25600, tetapi noise gambar dapat tercipta apabila memotret pada kecepatan ISO tinggi yang terlihat jelas, tergantung pada pemandangan pemotretannya. Apabila noise dalam foto Anda mengganggu, manfaatkan ini untuk menjadi salah satu keuntungan Anda.

Contohnya, dengan menggunakan ‘Monochrome’ Picture Style pada ISO 25600, Anda bisa mengambil bidikan pemandangan malam di kota yang tidak lazim. Menyetel kontrasnya lebih jauh dengan menggunakan pengaturan kamera untuk mendapatkan nada warna yang Anda sukai, adalah cara lain yang bagus untuk dicoba, karena menambahkan semarak pada foto Anda.

Anda juga bisa menggunakan ‘Monochrome (Grainy B/W)’ Creative Filter, tetapi karena ini adalah fungsi otomatis, kecepatan rana mungkin menjadi lebih lambat, khususnya di tempat yang redup. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memperhatikan goyangan kamera apabila menggunakan Creative Filter.

Foto bentangan malam, dibidik dengan EOS M6

EOS M6/ EF-M11-22mm f/4-5.6 IS STM/ FL: 11mm (setara 18mm)/ Program Auto (f/7.1, 1/200 det.)/ ISO 25600/ WB: Auto/ Picture Style (Otomatis/ Gaya Gambar): Monochrome

Karena lokasi pemotretan agak gelap, maka, pemotretan dalam warna, akan menyebabkan noise dan perubahan warna dalam foto terlihat cukup menonjol. Memotret dalam mode ‘Monochrome’ picture styles akan menciptakan foto dengan gaya avant-garde (memperkenalkan gaya yang tidak lazim) yang menonjol.

 

Cara menetapkan kecepatan ISO dan Picture Style

1. Tekan tombol 'ISO' pada roda pengontrol.

EOS M6

 

2. Sambil tetap memperhatikan tampilan di bagian bawah, putar Quick Control Dial untuk memilih ISO 25600.

EOS M6: Layar Menu

 

3. Tekan ‘SET’ untuk memilih Picture Styles dari menu, kemudian pilih ‘Monochrome’ dari tampilan di bawah.

EOS M6: Layar Menu

 

4. Setelah memilih semua itu, tekan tombol 'INFO' untuk menyetel kontras yang Anda sukai, dan Anda siap untuk mulai memotret.

EOS M6: Layar Menu

 

Untuk contoh gambar lainnya yang memungkinkan dengan EOS M6, bacalah: 
Galeri + Ulasan EOS M6: Memotret Wajah Wanita
Fotografi Perjalanan dengan Kamera Mirrorless EOS M6 Canon: Menjelajahi Italia (versi bahasa Inggris)

Bacalah halaman berikut ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai EOS M6:
Dalam Fokus: EOS M6

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

 

Teppei Kohno

Teppei Kohno

Lahir di Tokyo pada tahun 1976, Kohno lulus dengan menyandang gelar Social Work dari Fakultas Sosiologi, Meiji Gakuin University, dan magang dengan fotografer Masato Terauchi. Dia memberikan kontribusi untuk terbitan pertama majalah fotografi PHaT PHOTO, dan menjadi fotografer independen setelah itu, pada tahun 2003. Sebagai pengarang dari banyak buku, Kohno tidak hanya memotret semua jenis foto komersial, tetapi juga banyak menulis untuk majalah kamera dan lainnya.

http://fantastic-teppy.chips.jp