Tips & Tutorials

[Bagian 2] Dasar-dasar Komposisi! “Tema Utama & Sub-tema” serta “Komposisi Segi Tiga”

Di bagian 2 panduan yang mudah dipahami, dijelaskan tentang pengetahuan dasar komposisi, hubungan antara "tema utama" dan "sub-tema" yang merupakan hal pertama yang harus Anda fokuskan ketika membidik gambar. Selain itu, "komposisi segi tiga" juga diperkenalkan untuk menangkap bidikan yang stabil. Artikel ini ideal bagi mereka yang tidak pernah memperhatikan komposisi ketika mengambil foto. Mari kita mempelajari dasar-dasar penggunaan ilustrasi dan contoh-contoh foto. (Dilaporkan oleh: Tatsuya Tanaka)

Halaman: 1 2

Menentukan Peran Utama dan Pembantu dalam suatu Komposisi. "Tema Utama & Sub-tema"

Cermati sub-tema untuk menonjolkan tema utama

Sub-tema tampak seperti tema utama

Merah: Tema Utama

Biru: Sub-tema

Meskipun keduanya dihadirkan dalam warna atau bentuk yang berbeda, namun tema utama dan sub-tema tidak dapat secara jelas menentukan, apakah keduanya tampak sama besar dalam suatu gambar. Dalam bidikan ini, sub-tema di latar depan, yang warnanya lebih terang, bisa tampak lebih menonjol daripada tema utama bagi sebagian permirsanya.

Tema utama dan sub-tema tidak dapat dibedakan.

Merah: Tema Utama

Biru: Sub-tema

Dilihat dari depan, traktor tampak kecil dan tidak menonjol karena warna-warna gelap membuatnya sulit untuk mengenali tema utama.

Tempatkan tema utama di bagian tengah, dan sesuaikan ukuran penampilannya.

Merah: Tema Utama

Biru: Sub-tema

Di sini, saya melakukan penyesuaian pada posisi tema utama dan juga seberapa besar tema utama ini muncul dalam gambar. Dengan melakukan itu, memang mudah mengenali traktor merah sebagai tema utama.

"Tema Utama & Sub-tema": Perhatikan fokus dan tata letak menurut perannya

Masing-masing komposisi tema utama dan sub-tema dapat disamakan dengan peran utama dan peran pembantu pada pertunjukan panggung. Jika tidak dapat mempertahankan keseimbangan yang baik antara keduanya, akan menghasilkan foto yang tidak dapat menyampaikan maksud fotografer. Oleh sebab itu, Anda harus menyiasati cara untuk memunculkan tema yang paling memikat dengan mempertimbangkan semua faktor secara saksama, misalnya, di mana menempatkan tema utama, dari sudut mana untuk mengambilnya, dan berapa banyak ruang yang ditempatinya dalam komposisi. Namun, pertimbangan penting lainnya adalah posisi fokus. Berapapun besarnya subjek yang muncul dalam gambar, ini tidak akan menjadi tema utama jika subjeknya tidak dalam fokus. Contoh di bawah mengilustrasikan bagaimana tema utama bervariasi dengan titik dalam fokus. Ketika Anda membidik, ingatlah untuk menentukan peran berbeda pada tema utama dan sub-tema.

Tema utama berubah dengan titik dalam fokus

Pada hari hujan, menetapkan fokus pada pepohonan akan memburamkan hujan, sehingga pepohonan ditentukan sebagai tema utama.

Setelah fokus ditetapkan pada hujan, pepohonan berbaur ke dalam latar belakang, yang membuat hujan sebagai tema utama.

Saran: Penempatan tema utama dalam status pan focus

Dalam status pan focus, di mana fokus diperoleh pada seluruh gambar, akan lebih efektif jika menempatkan tema utama di lokasi paling menonjol dalam komposisi, dan mengontraskannya dengan sub-tema di sekelilingnya.

"Komposisi Segi Tiga" untuk Stable Impression (Kesan Stabil)

Menciptakan segi tiga dalam subjek

Komposisi segi tiga dengan atap runcing sebagai puncaknya.

Dalam tampilan bangunan yang mengarah ke atas dengan atap segi tiga, komposisi segi tiga digunakan dengan tema utama yang menempati seluruh frame. Bentuk struktur arsitektural tampak luas pada dasarnya, dan meruncing ke arah atap di bagian tengah. Oleh sebab itu, segi tiga besar dapat diciptakan dengan menonjolkan kontur bangunan.

Komposisi segi tiga menggunakan pohon dan bayangannya.

Komposisi sederhana yang menangkap pohon yang tumbuh tegak di padang salju bersama bayangannya. Walaupun pohon itu sendiri membentuk segi tiga, termasuk bayangannya, namun ini memungkinkan Anda menciptakan segitiga yang lebih besar.

"Komposisi Segi Tiga": Membentuk segi tiga dalam gambar

Komposisi segi tiga adalah teknik untuk menyusun bidikan dengan membentuk segi tiga di dalam gambar. Contohnya, Anda dapat menggunakannya untuk menangkap objek segi tiga, seperti pohon cemara sebagai tema utama, atau membentuk segi tiga dengan menggunakan tiga titik, masing-masing satu pada kedua sisi sungai, dan satu pada hulu sungai, ketika Anda melihat ke bawah, ke sungai dari jembatan di atasnya. Segi tiga dengan dasar yang luas, seperti piramid, mampu menciptakan stabilitas dalam komposisi. Selain itu, Anda dapat memanfaatkan berbagai jenis segi tiga berbeda untuk menyusun bidikan, termasuk segi tiga terbalik. Meskipun komposisi segi tiga dapat digunakan secara luas dan merupakan teknik yang praktis, namun perlu kewaspadaan. Misalnya, hindari penekanan pada segi tiga secara berlebihan, karena ini dapat mengarahkan perhatian Anda ke bagian tengah gambar, sehingga meluputkan objek yang tidak dikehendaki, yang tertangkap dalam area periferal.

Komposisi yang menggunakan segi tiga terbalik

Menangkap kepundan lebar dalam komposisi segi tiga terbalik.

Kepundan gunung berapi yang membentuk segi tiga terbalik, diposisikan di bagian tengah komposisi.

Komposisi segi tiga diciptakan oleh himpunan bunga.

Dalam bidikan ini, bunga mungil yang terhimpun secara berdekatan, membentuk segi tiga ekuilateral, yang membantu menciptakan komposisi yang berimbang dengan baik.

Saran: Mengkombinasikan beberapa segi tiga

Jika subjeknya berbentuk segi tiga, akan menarik untuk menyusun bidikan yang terdiri atas beberapa segi tiga. Cobalah ekspresi grafis yang menantang, yang mengarahkan perhatian pemirsa ke titik tertentu, atau dengan menciptakan pola yang teratur.

Tatsuya Tanaka

Lahir tahun 1956, Tanaka adalah salah satu fotografer langka yang menghasilkan karya yang melintasi beragam genre secara luas, dari perspektif aslinya. Semua genre ini berkisar dari benda-benda dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti serangga dan bunga, lanskap (landscape), bentangan langit (skyscape), dan benda-benda langit. Di samping fotografi, Tanaka juga mengembangkan pendekatannya sendiri dalam pasca proses, termasuk retouch dan pencetakan.

Artikel akan dilanjutkan ke [Bagian 3].

Tanggapan

Tulis Komentar

 

Login untuk memberi tanggapan

Win an EOS M100

ANDA TELAH LOG OFF DARI AKUN

Email dengan link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email SNAPSHOT anda yang terdaftar.

Setelah anda mengklik link, anda dapat login dengan detil login yang telah ada.

Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan sebagai anggota Komunitas CANON and SNAPSHOT. Kami akan berusaha memberikan konten yang bermanfaat dan seru untuk membantu anda mengembangkan bakat menjadi seorang fotografer handal!

IZIN UNTUK LANGKAH SELANJUTNYA

ID CANON anda akan disatukan dengan ID SNAPSHOT.

Link untuk melakukan pengaktifan telah dikirim melalui email.

Silahkan mengetik kembali password anda agar kami dapat mengambil langkah selanjutnya.

Ketik password

Dengan mengklik disini, anda setuju untuk menyatukan CANON ID dan SNAPSHOT ID. Persetujuan tersebut tunduk pada SYARAT & KETENTUAN CANON AND SNAPSHOT. TERMS & CONDITIONS.