SNAPSHOT will be undergoing a planned maintenance and upgrade on December 2nd, 3.30 PM SGT to December 3rd, 2 AM SGT.
During this period, you will not be available to log in to your account. We regret for the inconvenience caused.
SNAPSHOT will be undergoing a planned maintenance and upgrade on December 2nd, 3.30 PM SGT to December 3rd, 2 AM SGT. During this period, you will not be available to log in to your account. We regret for the inconvenience caused.
Close
Tips & Tutorials >> All Tips & Tutorials

T&J Kamera: Bagaimanakah Cara Low Light AF Limit Berdampak Pada Bidikan Saya?

Apabila membaca tentang kamera baru, mungkin Anda pernah membaca referensi mengenai batas pemfokusan cahaya rendahnya (atau batas AF rendah cahaya), yang sering ditulis dalam istilah nilai pencahayaan (EV). Contohnya, EOS R5 memiliki low light AF limit (batas AF rendah cahaya) EV-6, dan EOS R6, EV-6,5*. Tetapi, apa sesungguhnya arti nilai-nilai ini, dan bagaimana seharusnya kita memahaminya? Kami mengetahuinya dalam artikel ini. (Dilaporkan oleh: Kazuo Nakahara; Model: Honoka Kawata (Oscar Promotions)).

*apabila menggunakan lensa dengan aperture maksimum f/1.2

 

Apa yang dimaksudkan dengan “EV” ketika menjelaskan kemampuan pemfokusan rendah cahaya

Apabila Anda menggunakan sistem fokus otomatis kamera dalam berbagai kondisi cahaya redup dan keadaan yang gelap, bagaimana performanya kalau dibandingkan dengan kondisi saat Anda memotret di siang hari?

Batas pemfokusan rendah cahaya kamera mengindikasikan, seberapa baik autofocus system (sistem AF) dapat mendeteksi subjek dalam kondisi gelap. Anggaplah hal ini sebagai kemampuan kamera untuk menemukan (bukan hanya melihat!) segala sesuatu dalam kondisi gelap.

Kadar “gelap” berbeda-beda, dan sebagian kamera dapat melakukan fokus otomatis dalam kondisi yang lebih gelap daripada kamera lainnya.  “EV” (nilai pencahayaan) memberi tahu kita, sebanyak apa cahaya sekitar yang tersedia dalam pemandangan, yaitu, segelap apa pemandangannya. Semakin sedikit cahayanya, semakin rendah EV-nya. Oleh karenanya, kalau kami mengatakan bahwa EOS R6 memiliki batas AF rendah cahaya EV-6,5, yang kami maksudkan adalah, bahwa di bawah serangkaian kondisi tertentu, sistem AF pada EOS R6 dapat mendeteksi subjek, meskipun dalam situasi segelap EV-6,5.

Kondisi rendah cahaya dan perkiraan EV-nya
Starlight (Cahaya bintang) EV -4
Moonlight (bulan purnama) EV -2
Dalam ruangan di malam hari EV -1
Area pemukiman di malam hari EV 0

Bayangkan berada di luar ruangan saat tidak ada cahaya bulan di malam hari, dan satu-satunya sumber cahaya hanyalah bintang gemintang. Suasananya gelap gulita, dan meskipun begitu, nilainya sudah mencapai EV-4. Sistem AF pada kamera sistem EOS R Canon yang lebih canggih saat ini dapat berfungsi dalam kondisi yang lebih gelap dari itu. Contohnya, EV-6 begitu gelap sehingga Anda akan sulit melihat apa pun secara kasat mata.


EOS R5/ RF50mm f/1.2L USM/ Aperture-priority AE (f/1.2, 1/60 det.)/ ISO 100


Situasi pemotretan

EOS R5 memiliki low light AF limit (batas AF rendah cahaya) EV-6, yang berarti, kamera dapat melakukan fokus otomatis pada subjek, bahkan dalam kondisi gelap seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas. Kalau saya tidak dapat menggunakan AF, saya harus beralih ke pemfokusan manual, yang lebih banyak menghabiskan waktu. Yang lebih baik lagi, beralih ke Face Detection (Pendeteksian Wajah) dan Eye Detection AF (AF Pendeteksian Mata) yang berfungsi berkat algoritme AF yang secara signifikan sudah ditingkatkan sehingga membuat bidikan jauh lebih mulus.


Pahami hal ini: Jangan keliru antara “EV” ini dengan kompensasi pencahayaan!

Exposure value (EV) atau nilai pencahayaan, juga digunakan untuk menjelaskan kecerahan pencahayaan yang dicapai dengan kamera, yang bergantung pada kecepatan rana dan aperture. Itulah mengapa exposure compensation (kompensasi pencahayaan) juga dinyatakan dalam istilah “EV+3” atau “EV-3”. Dalam hal ini, ini merujuk ke jumlah stop, apakah bidikan Anda kelebihan atau kekurangan pencahayaan dari pencahayaan yang “benar”, yang ditentukan kamera—konteks yang sama sekali berbeda!

 

Bagaimana saya memaksimalkan performa low light AF (AF rendah cahaya)?

EOS R5/ RF85mm f/1.2L USM/ Aperture-priority AE (f/1.2, 1/125 det., EV -1,3)/ ISO 500


- Gunakan lensa cepat
- Gunakan titik AF pusat

Sistem AF menggunakan informasi dari cahaya yang memasuki piksel sensor gambar untuk memperoleh fokus. Sewaktu memotret dalam gelap, Anda tentu ingin memaksimalkan cahaya yang memasuki lensa untuk memastikan performa AF terbaik.

Kamera Canon menggunakan full-aperture metering (pengukuran aperture penuh), yang berarti bahwa, meskipun Anda stop down dari pengaturan aperture maksimum, diafragma aperture terbuka lebar secara default, dan hanya menyempit sesaat ketika rana dilepas. Oleh karenanya, jumlah cahaya yang memasuki sensor gambar ditentukan oleh aperture maksimum lensa.

Selain itu, piksel di bagian pusat sensor gambar mendapatkan cahaya terbanyak. Oleh karenanya, apabila memotret dalam gelap, gunakan lensa tercepat dan titik AF pusat.


Pahami hal ini: Kondisi resmi untuk batas AF rendah cahaya

Deskripsi resmi biasanya menyatakan kondisi untuk batas AF rendah cahaya pada kamera sistem EOS R sebagai berikut:
- f/1.2 lens
- Centre AF point
- ISO 100
- One Shot AF

Dengan kata lain, performa AF rendah cahaya terbaik dicapai dengan:
- lensa AF cepat;
- titik AF pusat;
- kecepatan ISO rendah; dan
- mode One Shot AF

Berbagai faktor seperti suhu sekitar, juga dapat memengaruhi performa AF.

 

Bagaimana kalau saya tidak menggunakan lensa cepat?

Batas AF rendah cahaya yang lebih rendah (lebih gelap) seyogianya akan meningkatkan keseluruhan performa AF rendah cahaya, bahkan ketika Anda menggunakan lensa dengan aperture maksimum yang lebih kecil (misalnya f/4 hingga f/11).

 

Saran bonus: Sesuaikan kecerahan monitor EVF/LCD Anda

Kamera EOS secara otomatis menyesuaikan kecerahan electronic viewfinder (EVF) dan monitor LCD belakang agar sesuai dengan kondisi pencahayaan yang berlaku. Itulah mengapa lebih mudah melihat pemandangan melalui kedua fitur tersebut ketika memotret di lingkungan yang redup atau gelap.

Namun demikian, khususnya jika lingkungan sangat gelap, tampilannya mungkin akan menjadi terlalu terang sehingga tidak nyaman. Selain itu, meskipun ada cahaya yang kesasar, tetapi ini tidak akan memengaruhi pandangan Anda selama melakukan pemotretan dengan viewfinder. Cahaya yang kesasar itu bisa menyelip melalui celah jika Anda memakai kacamata. Dalam situasi seperti itu, penyesuaian tingkat kecerahan secara manual, memungkinkan Anda membidik dengan lebih nyaman.

 

Bagaimana menyesuaikan tingkat kecerahan tampilan?

1. Masuk ke menu SET UP (menu kuning).
2. Temukan opsi “Disp. brightness”.

Untuk menyesuaikan kecerahan viewfinder, lihatlah melalui viewfinder:


Sesuaikan slider (penggeser) seperlunya.


Untuk menyesuaikan kecerahan monitor LCD belakang, alihkan mata Anda dari EVF dan lihat ke layar LCD.


Sesuaikan slider (penggeser) seperlunya.


Kapan menyesuaikan tingkat kecerahan?

- Lingkungan pemotretan gelap (pada larut malam, fotografi bintang): Membuat EVF/tampilan monitor LCD belakang lebih gelap.
- Luar ruangan pada siang hari yang cerah: Membuat tampilan monitor LCD belakang lebih cerah.

Saran: Mengurangi kecerahan tampilan ke level yang lebih sesuai, juga dapat membantu mengurangi pemakaian baterai.

 

Pahami hal ini: Kecerahan tampilan memengaruhi cara Anda melihat gambar 

Kecerahan tampilan bisa membuat pencahayaan bidikan Anda terlihat lebih cerah atau lebih gelap daripada yang sesungguhnya, khususnya jika Anda menyesuaikannya. Untuk menghindari kekurangan cahaya atau kelebihan cahaya pada bidikan Anda, jangan mengandalkan pada apa yang Anda lihat di layar. Rujuk ke histogram, yang akan menunjukkan pendistribusian cahaya terang dan cahaya teduh/bayangan secara lebih akurat.


Untuk saran lainnya mengenai cara memanfaatkan semaksimal mungkin sistem AF kamera Anda, bacalah:
Penyesuaian Touch & Drag AF untuk Pemotretan EVF yang Lebih Baik
Burung Terbang: Pengaturan Kamera untuk Meningkatkan Bidikan Anda yang Berhasil
T&J Kamera: Servo AF itu apa?
T&J Kamera: Apakah Menyusun Komposisi Lebih Mudah pada Kamera Mirrorless?

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Kazuo Nakahara

Kazuo Nakahara

Lahir di Hokkaido pada tahun 1982, Nakahara berpaling ke fotografi setelah bekerja di perusahaan manufaktur bahan kimia. Ia mengambil jurusan fotografi di Vantan Design Institute dan ia juga berprofesi sebagai penceramah untuk lokakarya serta seminar fotografi, selain bekerja dalam bidang fotografi komersial. Ia juga merupakan perwakilan dari situs web informasi fotografi, studio9.

http://photo-studio9.com/