Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Produk >> All Products In Focus: PowerShot SX70 HS- Part 2

6 Hal yang Tidak Anda Ketahui Dapat Dilakukan dengan Canon PowerShot

Sebelumnya, kita telah belajar tentang kualitas, fungsionalitas, zoom optik dan kapabilitas rendah cahaya mengagumkan yang mampu dilakukan oleh kamera saku (Baca: 5 Alasan untuk Mendapatkan Kamera Saku). Di atas itu, kamera saku Canon PowerShot memberi Anda kendali atas bidikan yang mungkin tidak pernah Anda ketahui dapat dilakukan. Berikut ini, enam cara pengendalian itu.

 

1. Bingkai gambar Anda dengan mudah dari sudut yang berbeda-beda

Tidak perlu lagi harus berbaring di atas tanah yang kotor—kecuali Anda memang mau melakukan hal itu

PowerShot G7 X Mark III memotret sudut rendah dengan monitor yang dimiringkan
Monitor layar sentuh Vari-angle pada PowerShot SX70 HS


Sebagian keasyikan fotografi yaitu menjelajahi berbagai sudut serta perspektif baru, dan kadang harus berbaring di tanah:

Bidikan posisi rendah (PowerShot G5 X Mark II)


Atau memanjangkan leher Anda untuk menangkap suatu penemuan yang tak terduga di atas kepala:

Seni membidik di atas plafon (PowerShot G5 X Mark II)

Melihat lebih mudah yang Anda bidik dengan kamera saku PowerShot termutakhir dari Canon yang dilengkapi dengan monitor belakang layar sentuh Vari-angle yang bisa dimiringkan atau sepenuhnya efektif. Siapa bilang bidikan pada level lantai, berarti harus dalam posisi berbaring di atas tanah yang kotor?

 

Saran Pro: Memiringkan/ memutar layar bisa membantu Anda menangkap pantulan air dengan lebih mudah

Bidikan pantulan air

Menghasilkan komposisi sempurna bidikan pantulan air akan lebih mudah apabila lensa dekat ke permukaan tanah. Banyak lagi saran lainnya mengenai cara memotret pantulan air di sini dan di sini.

 

2. Menikmati manfaat Pemotretan Live View Jarak Jauh

Membidik dari sudut yang dulu Anda kira tidak mungkin bisa dilakukan

Fotografi kucing dengan Pemotretan Live View Jarak Jauh - Camera Connect

Kadang, mendapatkan bidikan yang Anda inginkan mengharuskan Anda berada di tempat lain yang bukan di balik kamera.

Berikut beberapa contoh:
- Selfie berombongan
- Busana Pilihan
- Potret diri yang artistik
- Sudut yang tidak umum untuk manusia
- Bidikan "tertangkap basah" dari hewan piaraan yang nakal saat Anda tidak di tempat

Semua dukungan kamera Canon PowerShot Remote Live View Shooting (Pemotretan Live View Jarak Jauh) pada Canon Connect Camera smartphone app. Sekarang, Anda bisa melihat yang dilihat oleh kamera, mengubah pengaturan bidik dasar, dan memastikan bahwa segalanya sudah sempurna sebelum Anda melepaskan tombol rana pada smartphone. Anda dapat melakukan ini dari ruangan yang berjarak jauh di seberang—atau, di samping ruangan.


Bidikan malam pada posisi rendah (PowerShot G1 X Mark III)

Melepaskan rana dari jarak jauh dengan pemotretan Remote Live View atau fungsi Bluetooth Remote Controller pada Camera Connect, juga membantu mencegah goyangan kamera dalam bidikan rana lambat seperti ini.

Saran: Remote Live View Shooting bisa juga berfungsi untuk syuting film.

 

3. Anda dapat mengendalikan lampu kilat built-in yang Anda miliki

Anda bisa mengambil gambar dengan penerangan yang baik, menggunakan lampu kilat built-in—dan masih banyak lagi lainnya!

Efek kompensasi lampu kilat

Pernahkah Anda menggunakan lampu kilat built-in dan menurut Anda hasil gambarnya terlalu terang? Satu hal yang tidak banyak diketahui orang, yaitu bahwa pada kamera saku PowerShot, seperti kamera DSLR dan mirrorless Canon dengan lampu kilat built-in, terdapat fungsi yang disebut “Flash exposure compensation” yang berfungsi seperti kompensasi pencahayaan, sehingga Anda dapat lebih mengendalikan kecerahan pada gambar yang dibidik menggunakan lampu kilat.


Menu flash exposure compensation

Pahami hal ini: Anda juga bisa menentukan, kapan lampu kilat ditembakkan: segera setelah rana terbuka (1st-curtain, default), atau segera sebelum rana menutup (2nd-curtain). Lampu kilat 2nd-curtain (tirai ke-2) bisa menciptakan efek sangat sejuk yang dapat Anda lihat dalam artikel ini.

Pelajari lebih lanjut tentang cara memanfaatkan lampu kilat built-in semaksimal mungkin dalam artikel:
Dalam Fokus: Teknik Lampu Kilat Built-in


Saran: Jika Anda berencana mempelajari fotografi lebih jauh lagi...

Untuk pengendalian pencahayaan yang bahkan jauh lebih baik, pertimbangkan memiliki model PowerShot seperti kamera andalan, PowerShot G1 X Mark III, yang dilengkapi dengan hot shoe yang memungkinkan Anda memasangkan unit lampu kilat eksternal. Anda akan menggunakan teknik seperti bounce flash photography (Fotografi Lampu Kilat Pantulan), yang membuat penerangan dalam potret wajah terlihat semakin wajar. (Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut mengenai manfaat lampu kilat eksternal)

 

4. Pemfokusan cepat dan tepat, bahkan pada subjek yang sedang bergerak

Arahkan, bidik dan dapatkan subjek Anda dalam fokus yang tajam

Pemain skateboard sedang melompat di udara (PowerShot G1 X Mark III)

Penerangan, sudut bidik dan aspek kreatif lainnya mungkin sudah tepat, tetapi keterampilan Anda bisa membuat perbedaan dalam menghasilkan bidikan gagal dan “bidikan jitu”. Dan ‘fokus’ bukan sesuatu yang bisa Anda “perbaiki di tempat”.

Sistem fokus otomatis (AF) pada kamera Canon PowerShot, didukung oleh DIGIC image processor yang dahsyat, adalah produk dari hasil penelitian dan pengembangan teknologi kamera selama bertahun-tahun. Karena itulah Anda dapat menyambut kamera yang mampu melakukan fokus otomatis secara tepat dan cepat serta pelacakan subjek tanpa hambatan, bahkan sewaktu pemotretan beruntun. Tidak lagi melewatkan momen foto sempurna.

 

Saran Pro: Pelacakan subjek tanpa hambatan membuat bidikan panning semudah angin lalu

Bidikan panning (PowerShot G5 X Mark II)

Bidikan panning seperti ini cukup menantang untuk dilaksanakan. Memiliki sistem pelacakan AF beruntun yang istimewa seperti yang ada pada kamera saku PowerShot, membantu menjaga fokus pada subjek bergerak, bahkan saat Anda menggerakkan kamera, melejitkan tingkat keberhasilan Anda. Sistem stabilisasi gambar Dual Sensing IS, yang mengoreksi goyangan kamera hingga setara 5 shutter stops pada model seperti PowerShot SX70 HS, juga membantu!

Pelajari lebih lanjut tentang cara mengambil bidikan panning di sini

 

5. Dapatkan tampilan subjek Anda yang lebih langsung melalui viewfinder

Jarak terdekat yang akan Anda dapatkan, seakan memiliki kamera di mata Anda

EVF Tarik-Ulur pada PowerShot G5 X Mark II
EVF pada PowerShot SX70 HS

Viewfinder pada PowerShot G5 X Mark II (kiri) dan PowerShot SX70 HS (kanan)

Berikut adalah beberapa alasan mengapa sebagian fotografer lebih suka memotret melalui viewfinder:
- Ini memungkinkan Anda memegang kamera lebih aman karena kamera begitu dekat ke tubuh Anda.
- Mata Anda dan “mata” kamera seakan menjadi satu, sehingga Anda bisa merasakan suatu koneksi yang lebih baik pada apa yang Anda bidik.
- Layar LCD belakang bisa sulit dilihat di bawah sinar matahari yang menyilaukan. Viewfinder lebih mudah dilihat apabila melakukan pemotretan di luar ruangan di bawah cahaya matahari yang benderang.

Kalau Anda tergoda untuk mencobanya, carilah model PowerShot seperti PowerShot G1 X series, PowerShot G5 X series, dan PowerShot SX70 HS. Semua kamera ini dilengkapi dengan electronic viewfinder (EVF) built-in, yang memadukan pengalaman viewfinder dengan yang Anda lihat pada tampilan pratinjau dan informatif dari Live View.

Seakan mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia.

Bajing (PowerShot G1 X Mark III)

Membidik melalui viewfinder tidak saja memungkinkan Anda melihat bidikan Anda lebih baik dalam kondisi cahaya matahari yang benderang, tetapi juga membantu Anda memusatkan perhatian pada subjek kecil yang bergerak seperti bajing di atas.

Saran: Ingin viewfinder dalam bodi kamera yang ramping seukuran saku yang mudah digunakan? Cobalah kamera PowerShot G5 X Mark II, yang dilengkapi EVF yang bisa ditarik ke dalam bodi kamera apabila Anda tidak sedang menggunakannya.

 

6. Bidikan dalam format RAW

Tangkapan layar pasca-pemrosesan RAW dari DPP (Gambar dari G5 X Mark III)

Bagi mereka yang ingin memiliki lebih banyak kendali atas gambar akhir yang mereka hasilkan, model PowerShot seperti PowerShot SX70 HS dan kamera PowerShot G series, menawarkan opsi untuk merekam dalam format RAW. Dibandingkan dengan file JPEG, yang hanya memuat informasi 8-bit, file format RAW memuat informasi 14-bit mengenai semua warna dan nada warna yang ditangkap oleh sensor gambar. Hal ini lebih memudahkan untuk memulihkan detail melalui pasca-pemrosesan.

 

Saran Pro: Format RAW adalah sahabat Anda ketika memotret matahari terbit dan matahari terbenam

Bidikan cahaya latar

Apabila sumber cahaya kuat seperti matahari dalam bingkai, akan sulit menghasilkan bidikan yang berpenerangan baik, yang dibidik langsung dari kamera. Memotret dalam format RAW, memungkinkan Anda memulihkan detail highlight (bagian terang) dan shadow (bagian gelap), seperti yang terdapat pada pemandangan pantai dan awan dalam bidikan ini. Cari tahu, bagaimana fotografer membidik dan menyunting pemandangan serupa yang sangat kontras di sini.

Saran: Gunakan perangkat lunak gratis Digital Photo Professional dari Canon untuk kebutuhan pasca-pemrosesan dasar.

Pahami hal ini: PowerShot G5 X Mark II dan G7 X Mark III memungkinkan pemotretan beruntun dalam format RAW hingga 30 frames per second (bingkai per detik), yang berarti bahwa Anda juga bisa melakukan creative control (kendali kreatif) pada bidikan yang sangat cepat.


Pelajari lebih lanjut mengenai kamera saku PowerShot SX dan G series dari Canon dalam:
Dalam Fokus: PowerShot SX Series
Dalam Fokus: PowerShot G Series

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!