Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Produk >> All Products

RF70-200mm f/2.8L IS USM: 6 Hal yang Perlu Anda Ketahui

Pada tanggal 24 Oktober 2019, Canon mengumumkan tentang RF70-200mm f/2.8L IS USM yang melengkapi tiga serangkai lensa zoom f/2.8 dudukan RF. Didesain untuk memberikan kualitas gambar yang tinggi, bodi yang ringan, lensa yang kisaran zoom telephotonya melengkapi sistem EOS R, menyatukan sejumlah fitur baru. Apa kebolehan lensa ini, dan bagaimana hal ini tercapai? Cari tahu dalam artikel ini, di mana kami telah menyertakan sejumlah pengungkapan yang menarik dari para pengembang lensa.

RF70-200mm f/2.8L IS USM dengan logo

1. Ringkas, ringan, portabel: Tidak ada rangkaian kata yang menjelaskan lensa telephoto kelas profesional yang cepat ini, tetapi... 
2. Nano USM pada lensa ini sedikit berbeda
3. Perdana baru dari Canon: Sistem kendali fokus apung elektronik yang digerakkan Dual Nano USM
4. Elemen lensa berkurang, tetapi performa optiknya lebih baik
5. Ada apa dengan mode IS ketiga itu?
6. Tudung lensa putih lengkap adalah simbol status keunggulan


Potret wajah wanita dari bahu ke atas

EOS R/ RF70-200mm f/2.8L IS USM/ FL: 200mm/ Aperture-priority AE (f/2.8, 1/160 det.)/ ISO 100/ WB: 4800K

 

1. Ini adalah lensa zoom telephoto kelas profesional yang juga ringan dan ringkas

Ditugaskan untuk mengembangkan lensa zoom telephoto untuk dudukan RF, para pengembang lensa Canon punya dua sasaran:

i) Untuk memastikan kualitas gambar tinggi yang memanfaatkan sepenuhnya kemudahan dudukan RF
ii) Untuk membuat lensa ini lebih kecil dan ringan, maka, mereka mempertahankan portabilitas dan mobilitas sistem kamera mirrorless

Dengan cara ini, mereka berharap dapat memenuhi kebutuhan para fotografer yang mengutamakan lensa zoom telephoto kualitas profesional yang sangat cepat, sekaligus menghendaki mobilitas yang lebih baik.

Toshihiro Okuda (Pimpinan Pengembangan/Desain Mekanis): Walaupun EF70-200mm f/2.8L IS III USM sangat dipuji akan kualitas gambarnya, namun lensa ini memerlukan tas kamera yang besar apabila pemotretan dilakukan di luar negeri dan di sejumlah lokasi pedesaan terpencil, sehingga sulit untuk menenteng barang.

Kaishi Kawai (Perencanaan Produk): Dengan mengingat ini, kami menetapkan untuk menciptakan panjang keseluruhan yang diperpendek sehingga mudah masuk ke dalam tas kamera kecil. 

Upaya mereka membuahkan hasil: Dengan berat yang relatif ringan, 1070g, RF70-200mm f/2.8L IS USM dapat dibuat 53mm lebih pendek daripada EF70-200mm f/2.8L IS III USM apabila ditarik keluar sepenuhnya. Hal ini lebih memudahkan untuk menyimpannya dalam tas kamera dan dijinjing, bahkan sebagai koper yang dibawa masuk ke kabin pesawat, sehingga memberikan portabilitas pada sistem EOS R.

Ukuran sejumlah versi EF dan RF


Desain yang dapat diperpanjang, sekaligus kedap debu dan kedap air
Ukuran lensa ini memanjang apabila Anda memperbesar (zoom in), dan menarik kembali apabila memperkecil (zoom out).

Sebagian pengguna mungkin cemas bahwa desain perpanjangan ini akan membuat lensa lebih rentan terkena debu dan perembesan cairan lembap, karena udara akan diisap saat zoom in. Namun demikian, RF70-200mm f/2.8L IS USM didesain dengan mempertimbangkan rute ventilasi udara yang mengendalikan aliran udara dan mencegah udara terisap di tempat yang tidak terduga. Rute ini menyatukan materi yang kedap debu, serta yang memungkinkan udara melintasinya tetapi tidak melembapkan, yang memastikan bahwa lensa tetap kedap debu dan kedap air.

 

2. Nano USM: Kunci untuk bodi yang lebih kecil dan ringan

Diperlukan suatu terobosan besar untuk menghasilkan lensa yang memiliki performa, yang minimal sebanding dengan EF70-200mm f/2.8L IS III USM dalam bodi yang lebih kecil dan ringan. Terobosan itu hadir dalam bentuk sistem kendali fokus apung elektronik yang digerakkan oleh dua Nano USM (ultrasonic motors).

Okuda: Bagian mekanisme zoom dari EF70-200mm f/2.8L IS III USM yang terdiri atas cam mekanis (kendali kelompok lensa mekanis) diganti oleh cam elektronik yang digerakkan Nano USM. Hal ini menghilangkan kebutuhan komponen cam mekanis, yang berkontribusi pada desain yang lebih ringan.

Close-Up Permainan Anggar

EOS R/ RF70-200mm f/2.8L IS USM/ FL: 108mm/ Manual Exposure (f/2.8, 1/200 det)/ ISO 200/ WB: Lampu Kilat

Satu motor mungil, hampir seukuran kuku jari, Nano USM memiliki torsi yang sangat tinggi, dan tidak saja mampu menjalankan AF kecepatan tinggi selama pemotretan gambar diam, tetapi juga memuluskan dan mensenyapkan AF, ideal untuk perekaman video.

Cari tahu selengkapnya mengenai Nano USM di sini:
Nano USM: Pemfokusan yang Cepat dan Mulus di Ujung Jari Anda 


Salah satu tantangan utama yang dihadapi para pengembang, yaitu memodifikasi Nano USM untuk pengoperasian zoom telephoto. Ini bukan kali pertama Nano USM dimodifikasi: RF24-105mm f/4L IS USM , lensa L pertama yang menggunakan Nano USM, menggunakan unit Nano USM yang secara drastis lebih kecil daripada Nano USM sebelumnya.

Kazuharu Osawa (Desain Mekanis): Kelompok lensa pada lensa telephoto banyak sekali bergerak (memiliki large stroke), sehingga membuat desain Nano USM menjadi lebih sulit. Untuk RF70-200mm f/2.8L IS USM, kami berhasil mengembangkan Nano USM yang bisa menanggapi long stroke sekaligus mempertahankan ukuran kecil dan performa AF.

 

3. Sistem kendali fokus apung elektronik yang baru, memungkinkannya untuk membidik lebih dekat dengan kualitas gambar yang lebih tinggi

Sistem fokus apung Nano USM ganda yang dihasilkan, yang disertakan untuk pertama kali pada lensa Canon, memungkinkannya untuk menggerakkan dua kelompok lensa yang tidak saja memungkinkan untuk mempertahankan performa lensa dalam bodi yang lebih kecil dan ringan, tetapi juga memungkinkannya untuk membidik subjek dari jarak lebih dekat secara fisik, dengan pembesaran gambar maksimum yang lebih besar dan kualitas gambar close-up yang lebih baik.

Kenji Shinohara (Desain Optik): Dengan menggunakan dua unit Nano USM, kami dapat lebih leluasa menempatkan kelompok lensa, yang terkait dengan kualitas gambar yang tinggi. Kedua unit Nano USM ini memberikan kendali independen pada lensa fokus dan lensa apung. Kendali fokus apung elektronik, yang menggerakkan lensa apung secara elektronik, adalah yang pertama bagi Canon.

Penggunaan dua Nano USM untuk menggerakkan kelompok lensa secara individual, memungkinkan tingkat kesenyapan, efisiensi daya dan kecepatan yang tinggi dalam bodi yang lebih kecil dan ringan. Juga memungkinkan untuk membidik subjek dari jarak yang lebih dekat secara fisik, dengan pembesaran gambar maksimum yang lebih besar dan kualitas gambar close-up yang lebih baik.

 

Diagram yang menunjukkan penempatan lensa apung dan lensa fokus.
Diagram yang menunjukkan Nano USM

 

Close-up perhiasan kecil

EOS R/ RF70-200mm f/2.8L IS USM/ FL: 200mm / Manual exposure (f/2.8, 1/10 det.)/ ISO 100/ WB: 5200K

Sistem kendali fokus apung elektronik mengurangi jarak fokus terdekat hingga sejarak 0,7m dan memungkinkan pembesaran hingga 0,23x. Hal ini memungkinkan Anda menghasilkan efek mirip makro, hanya dengan membidiknya pada ujung telephoto dari jarak fokus terdekat.

 

4. Sistem ini menggunakan 6 elemen lensa khusus, tetapi memiliki elemen lensa yang berkurang dibandingkan tandingannya, lensa EF

RF70-200mm f/2.8L IS USM terdiri atas 17 elemen lensa dalam 13 kelompok, sehingga lebih ringan daripada EF70-200mm f/2.8L IS III USM yang memiliki 23 elemen dalam 19 kelompok. Namun demikian, performa optik pada kenyataannya sudah lebih baik.

Shinohara: Kami harus memodifikasi peralatan desain optik pengembangan Canon untuk memaksimalkan potensi kendali fokus apung elektronik.

Lensa ini menyertakan satu lensa Super UD, tiga lensa UD, satu lensa asferis UD, dan satu lensa asferis cetakan kaca. Lensa asferis cetakan kaca yang terdekat dengan bidang gambar, diolah dengan Subwavelength Structure Coating (SWC) khusus untuk mengurangi flaring (efek seperti kabut atau asap) dan ghosting (semacam bentuk bayangan yang teramati secara jelas). Jarak fokus belakang yang pendek pada dudukan RF memungkinkan elemen lensa besar ditempatkan lebih dekat ke sensor gambar, dan ini memungkinkan SWC menekan kilauan secara lebih efektif.


Konstruksi lensa

Diagram konstruksi lensa RF70-200mm f/2.8L IS USM

A: Elemen lensa asferis (Versi Inggris)
B: Elemen lensa UD (Versi Inggris)
C: Elemen lensa asferis UD
D: SWC (Versi Inggris)
lapisan fluorine (Versi Inggris) tahan noda pada permukaan lensa depan dan belakang

 

5. Persis seperti lensa EF super telephoto, lensa ini memiliki IS Mode 3

Performa stabilisasi gambar (IS) lensa ini mungkin merupakan pertimbangan penting, khususnya untuk digunakan di gelanggang olahraga. Lensa yang ada saat ini di kelas yang sama, dilengkapi dengan dua mode IS, tetapi RF70-200mm f/2.8L IS USM dilengkapi dengan tiga mode.

Satoshi Maruyama (Desain Listrik): MODE 1 digunakan untuk subjek diam, dan bisa menangani goyangan apa pun. MODE 2 untuk bidikan panning pada subjek yang bergerak. MODE 3 untuk memotret subjek yang bergerak tanpa terduga. Semua mode ini terus-menerus menghitung jumlah goyangan kamera, dan hanya bekerja selama pencahayaan, bukan saat fotografer sedang memeriksa komposisinya. Sebagian fotografer profesional menyebutkan bahwa gambar dalam viewfinder terkesan tidak alami akibat rebound ketika kamera bergerak sewaktu IS masih terus bekerja. MODE 3 direkomendasikan untuk pengguna tersebut.

 

IS OFF

IS ON

EOS R/ RF70-200mm f/2.8L IS USM/ FL: 70mm/ Manual exposure (f/8, 0,4 det./ ISO 200/ WB: Auto

Lensa mendukung hingga kesetaraan lima stop kecepatan rana stabilisasi gambar, dan kompatibel dengan Dual Sensing IS. Selama perekaman film, lensa ini juga mendukung IS Kombinasi, yang memadukan sistem IS dalam lensa optik dengan sistem IS digital dalam kamera lima-sumbu untuk memastikan footage yang stabil dan mulus.

Baca juga:
Lensa FAQ #3: Bagaimana Stop Image Stabilization Ditentukan? 

 

6. Ini dilengkapi dengan tudung lensa putih—simbol status unggulan untuk lensa Canon

 

RF70-200mm f/2.8L IS USM mewarisi warna putih mencolok dari lensa telephoto EF putih (Versi Inggris) Canon untuk alasan yang bagus: Warna putih ini berkaitan dengan lapisan pelindung panas (Versi Inggris), yang mencegah laras lensa kepanasan, bahkan di bawah sorotan matahari yang terik. Selain itu, lensa ini dilengkapi dengan tudung lensa putih, yang sebelumnya hanya disertakan pada lensa profesional paling canggih, seperti lensa prima super telephoto.

Warna putih bukan satu-satunya yang diwarisi lensa ini—tetapi juga mewarisi teknologi yang ada di Canon, dan tata cara serta berbagai inovasi baru. Banyak yang bisa Anda harapkan dari lensa yang ditampilkan sebagai salah satu lensa inti sistem EOS R, karena lensa ini juga merupakan bagian dari Holy Zoom Trinity baru Canon.

 

RF70-200mm f/2.8L IS USM

Spesifikasi penting
Konstruksi Lensa: 17 elemen dalam 13 kelompok
Jarak pemfokusan terdekat: 0,7m
Pembesaran maksimum: 0,23x
Jumlah bilah aperture: 9 (mode lingkaran)
Diameter filter: 77mm
Ukuran: φ89,9×146,0mm
Berat: kira-kira 1.070g (tanpa memasang tripod)

 

Lens hood ET-83F (W III)

Tudung lensa putih lengkap, sebelumnya hanya disertakan pada lensa prima super telephoto paling canggih.

Tudung lensa ini didesain untuk memudahkan penyesuaian filter PL sewaktu dipasang.

 

Klik di sini untuk mengunduh dan membaca wawancara selengkapnya dengan para pengembang (PDF - versi Inggris)

---

Cari tahu lebih lanjut mengenai teknologi lensa RF dan lensa RF lainnya:
Dalam Fokus: Lensa EF

Sedang memutuskan, apakah membeli EOS R atau EOS RP? Bacalah:
EOS R vs EOS RP: Manakah yang Dipilih?

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!