Scheduled Maintenance: Some services on SNAPSHOT may not be available on 28 July 2019 from 1am to 4am. We apologise for any inconvenience caused.
Close
Produk >> All Products

Kesan Lensa: RF24-105mm f/4L IS USM dalam Fotografi Jalanan

Sebagai lensa pelengkap untuk EOS R dan EOS RP, RF24-105mm f/4L IS USM mungkin merupakan lensa RF pertama yang dimiliki oleh sebagian besar pengguna. Dengan semua perhatian tertuju pada berbagai kemungkinan yang dihadirkan oleh sistem dudukan RF yang baru, lensa zoom standar yang baru ini memiliki banyak fitur yang memuaskan. Fotografer jalanan, Maiko Fukui menggunakan lensa ini dengan EOS R, dan berbagi tentang kesannya. (Dilaporkan oleh: Maiko Fukui, Digital Camera Magazine)

Fotografi jalanan RF24-105mm f/4L IS USM

 

Menghadirkan kualitas gambar yang mengagumkan secara menyeluruh

Dilengkapi constant aperture f/4 pada seluruh kisaran zoom-nya, RF24-105mm f/4L IS USM merupakan lensa zoom standar yang serbabisa dalam menangani pemandangan yang berbeda-beda. Dibandingkan dengan versi dudukan-EF (EF24-105mm f/4L IS II USM), versi ini 95g lebih ringan dan memiliki efek stabilisasi gambar yang lebih kuat (hingga setara 5 stops dibandingkan dengan 4 stop pada lensa EF).

Gambar yang tajam dan terlihat alami, dari sudut ke sudut, di seluruh kisaran zoom
Saya tadinya khawatir bahwa kualitas gambar mungkin dipertaruhkan demi mewujudkan lensa yang lebih kecil dan ringan. Namun, ternyata kecemasan saya tidak berdasar. Semua gambar ternyata diselesaikan dengan sangat baik hingga ke tiap pinggirannya, bahkan pada ujung sudut lebar 24mm, dan gambar terlihat tajam serta alami di seluruh kisaran zoom. Saya sangat menyukai keleluasaan untuk memenuhi bingkai dengan subjek saya tanpa harus mencemaskan tentang kelembutan pada tiap pinggirannya.

Kualitas bokeh yang tidak terduga untuk lensa zoom standar f/4
Biasanya Anda tidak banyak berharap banyak dari bokeh yang diciptakan pada f/4, tetapi kali ini, saya mendapatkan kejutan yang menyenangkan. Kualitas bokeh sungguh mengagumkan, mulus dan indah sedemikian rupa sehingga tidak menyerupai bokeh yang yang biasanya Anda dapatkan dari lensa zoom standar, apa lagi pada aperture maksimum f/4.

Bagus untuk mengabadikan waktu yang berlangsung sesaat
Pasang pada EOS R, dan lensa ini akan memudahkan AF yang cepat sehingga Anda bisa menikmati fotografi jalanan bebas stres. Jika menurut Anda bahwa EOS R bisa memiliki lebih banyak tombol kontrol langsung, cincin kontrol baru pada lensa bisa memenuhinya, sehingga Anda dapat mengontrol secara cepat dan dapat disesuaikan pada pengaturan pencahayaan.

Bacalah tentang berbagai fitur fokus pada EOS R dalam artikel:
Tidak Sabar Menunggu Untuk Mencoba 8 Fitur Pemfokusan EOS R

Ringkas dan serbaguna
Dengan kisaran panjang fokusnya, mulai dari kisaran sudut lebar (24mm) dan merentang hingga ke sudut pandang standar konvensional dan telefoto menengah, kemampuannya menghasilkan bokeh yang mengagumkan dan stabilisasi gambar yang dahsyat, lensa ini sangat serbabisa, dapat memenuhi kebutuhan untuk segala jenis ekspresi fotografis. Apabila Anda membutuhkan cahaya di perjalanan, atau sekadar ingin membawa barang keperluan seminimal mungkin, lensa ini sangat mampu menangani sebagian besar pemandangan yang Anda jumpai.

 

Gambar contoh

Dibidik pada 24mm

Atap bangunan dengan semburat cahaya bintang

EOS R/ RF24-105mm f/4L IS US/ FL: 24mm/ Aperture-priority AE (f/14, 1/100 det., EV+1,3)/ ISO 200/ WB: Daylight

Saya membidik dengan ujung sudut lebar 24mm untuk menyertakan siluet atap dan sinar surya, serta menyempitkan aperture ke f/14 untuk menciptakan efek semburat cahaya bintang. Meskipun bidikan dengan cahaya latar, namun masih ada sedikit flare (kilatan cahaya) dan warnanya pun direproduksi seperti aslinya.

 

Dibidik pada 72mm

Pemandangan jalan dengan bokeh di latar depan

EOS R/ RF24-105mm f/4L USM/ FL: 72mm/ Aperture-priority AE (f/4, 1/160 det., EV+1,3)/ ISO 400/ WB: Daylight

Di sini, saya membuat papan tanda yang menarik perhatian saya sebagai subjek utama dan menambahkan warna ke papan tanda itu dengan menciptakan bokeh latar depan dari dedaunan. Efek bokeh yang cukup bagus diciptakan pada f/4, yang berhasil mengarahkan perhatian pemirsa ke subjek.

 

Dibidik pada 85mm

Spanduk dan tanda jalan yang berwarna-warni

EOS R/ RF24-105mm f/4L USM/ FL: 85mm/ Aperture-priority AE (f/7,1, 1/2.500 det., EV+0,7)/ ISO 1000/ WB: Daylight

Panjang fokus telefoto menengah ini membantu menciptakan efek kompresi perspektif, yang saya gunakan untuk membuat tanda jalan berwarna-warni dan papan nama gedung terlihat lebih berdekatan antara satu dan lainnya. Efek ini merupakan alat bantu yang cukup berguna untuk menyampaikan perspektif yang unik dalam fotografi jalanan.

 

Dibidik pada 105mm

Deretan pajangan sepatu, dibidik pada ujung telefoto 105mm

EOS R/ RF24-105mm f/4L USM/ FL: 105mm/ Aperture-priority AE (f/4, 1/80 det., EV+1,0)/ ISO 500/ WB: Mendung

Rak pajangan sepatu yang terlihat apik di etalase toko sungguh memikat, dan saya tergerak untuk memotretnya. Alih-alih melakukan bidikan apa adanya, saya menciptakan keburaman di latar depan dengan menggunakan susuran tangan untuk menambah kedalaman pada gambarnya. Saya menggunakan ujung telefoto 105mm lensa dan menyesuaikan jarak saya dari subjek untuk mendapatkan hasil terbaik.

 

Saran penggunaan: Manfaatkan aperture melingkar—ciptakan lingkaran bokeh

Anda mendapatkan lingkaran bokeh terbesar pada ujung tele, pada aperture maksimum.

Lensa ini memiliki aperture melingkar, yang menghasilkan lingkaran bokeh bundar, meskipun pada aperture sempit f/11. Hal ini praktis apabila Anda menginginkan depth-of-field yang lebih besar.

Perlu bantuan? Bacalah: 4 Langkah Mudah untuk Menangkap Lingkaran Bokeh Elusif!

Lingkaran bokeh pada 105mm, f/4

EOS R/ RF24-105mm f/4L USM/ FL: 105mm/ Aperture-priority AE (f/4, 1/250 det., EV+1,7)/ ISO 320/ WB: Shade (Teduh)

Lingkaran bokeh pada bidikan berikut ini dimaksudkan untuk menambah warna ke gambarnya, dan saya menciptakannya dari cahaya di seberang kisi-kisi jendela. Ini dibidik pada aperture maksimum dan pada ujung telefoto lensa, karena di situlah biasanya Anda mendapatkan lingkaran bokeh terbesar.

Gambar di bawah menunjukkan apa yang terjadi pada lingkaran bokeh, pada aperture yang lebih sempit. Walaupun secara bertahap lingkarannya semakin kecil saat kita menyempitkan aperture, namun bentuk lingkarannya yang indah tetap dipertahankan.

f/4

Lingkaran bokeh pada f/4

f/5,6

Lingkaran bokeh pada f/5,6
 

f/8

Lingkaran bokeh pada f/8

f/11

Lingkaran bokeh pada f/11
 

f/16

Lingkaran bokeh pada f/16

f/22

Lingkaran bokeh pada f/22

 

 

EOS R dengan RF24-105mm f/4L IS USM yang terpasang

EOS R dengan RF24-105mm f/4L IS USM yang terpasang.

 

Lens Hood EW-83N

Lens Hood EW-83N

 

Spesifikasi

Diagram konstruksi lensa RF24-105mm f/4L IS USM

A: Elemen lensa asferis
B: Elemen lensa UD

Konstruksi lensa: 18 elemen dalam 14 kelompok
Jarak pemfokusan terdekat: 0,45m
Pembesaran Maksimum: 0,24x
Jumlah bilah aperture: 9 (mode lingkaran)
Diameter filter: 77mm
Ukuran: φ83,5 x 107,3mm
Berat: kira-kira 700g

 

Cari tahu selengkapnya mengenai lensa RF di sini:
Perluas Kemungkinan Fotografi Anda dengan Lensa RF Baru

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Digital Camera Magazine

Digital Camera Magazine

Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi.
Diterbitkan oleh Impress Corporation

Maiko Fukui

Maiko Fukui

Lahir pada tahun 1983 di Osaka. Fotografer. Secara aktif terlibat dalam majalah dan fotografi iklan, penulisan buku, lokakarya fotografi dan sebagainya.

http://caby.exblog.jp/