Temukan yang Anda cari

atau cari melalui

topik

Article
Article

Article

e-Book
e-Book

e-Book

Video
Video

Video

Campaigns
Campaigns

Campaigns

Architecture
Kamera Saku

Kamera Saku

Architecture
DSLRs

DSLRs

Architecture
Videografi

Videografi

Architecture
Astrofotografi

Astrofotografi

Architecture
Tanpa Cermin

Tanpa Cermin

Architecture
Fotografi arsitektur

Fotografi arsitektur

Architecture
Teknologi Canon

Teknologi Canon

Architecture
Fotografi cahaya minimal

Fotografi cahaya minimal

Architecture
Wawancara fotografer

Wawancara fotografer

Architecture
Fotografi lanskap

Fotografi lanskap

Architecture
Fotografi makro

Fotografi makro

Architecture
Fotografi olahraga

Fotografi olahraga

Architecture
Fotografi Wisata

Fotografi Wisata

Architecture
Fotografi bawah air

Fotografi bawah air

Architecture
Konsep & Aplikasi Fotografi

Konsep & Aplikasi Fotografi

Architecture
Fotografi Jalanan

Fotografi Jalanan

Architecture
Kamera Mirrorless Full-frame

Kamera Mirrorless Full-frame

Architecture
Lensa & Aksesori

Lensa & Aksesori

Architecture
Nature & Wildlife Photography

Nature & Wildlife Photography

Architecture
Fotografi Potret Wajah

Fotografi Potret Wajah

Architecture
Fotografi Malam

Fotografi Malam

Architecture
Fotografi Hewan Piaraan

Fotografi Hewan Piaraan

Architecture
Solusi Pencetakan

Solusi Pencetakan

Architecture
Ulasan produk

Ulasan produk

Architecture
Fotografi Pernikahan

Fotografi Pernikahan

Saran & Tutorial >> Semua Saran & Tutorial

Beda Lensa, Beda Ekspresi: Fotografi Lanskap & Alam

2023-03-20
5
1.84 k

Apakah foto lanskap dan alam ternyata tidak sesuai seperti yang Anda inginkan? Terkadang, yang Anda harus lakukan hanya mengubah pembingkaian dan komposisinya. Lensa yang Anda gunakan, dan cara Anda menggunakannya berperan sangat besar pada pemotretan! Berikut ini sejumlah inspirasi tentang cara menggunakan lensa Anda saat ini dengan lebih baik, dan lensa apa yang harus dimiliki berikutnya.

Dalam artikel ini:

Lensa sudut lebar dan kegunaannya

Lensa sudut lebar


1. Miringkan kamera untuk menonjolkan kedalaman

EF16-35mm f/2.8L III USM @ 18mm 
Foto oleh: Toshiki Nakanishi
Detail selengkapnya di: Cara Melakukan Bidikan yang Jitu: Menambahkan Dampak ke Lanskap Hutan

Memiringkan kamera, membuat efek pembesaran perspektif yang berlebihan dari lensa sudut ultra lebar (panjang fokus setara full-frame di bawah 24mm) tampak lebih jelas. Pembesaran perspektif yang berlebihan, membuat objek di sekitar terlihat lebih dekat dan objek di kejauhan terlihat lebih jauh, dan pemandangan terlihat lebih dalam dan megah.


RF15-35mm f/2.8 IS USM @ 15mm
Foto oleh: Edwin Martinez
Detail selengkapnya di: RF15-35mm f/2.8L IS USM dalam Fotografi Lanskap

Membesar-besarkan perspektif, bahkan semakin jauh lagi dengan membidik dekat ke sesuatu di latar depan.


Tingkatkan keterampilan komposisi sudut lebar Anda dengan sejumlah saran dan latihan. Baca artikel berikut ini:
Closeups 24mm: 3 Latihan Mudah untuk Menguasai Perspektif Sudut Lebar

Baca juga:
Membuat Keputusan dalam Fotografi Lanskap: Sudut Tinggi atau Sudut Rendah?


2. Ambil bidikan makro sudut lebar: bergerak lebih mendekati subjek kecil

RF24mm f/1.8 Macro IS STM @ f/1.8
Foto oleh: Chikako Yagi
Detail selengkapnya di: Ulasan Lensa: RF24mm f/1.8 Macro IS STM dalam Fotografi Alam

Gerakkan lensa Anda lebih dekat ke tumbuhan dan detail lainnya! Sebagian lensa sudut lebar memiliki kemampuan semi-makro, yang bahkan memungkinkan subjek kecil tampak relatif besar dalam bingkai. Contohnya, dalam gambar di atas yang dibidik pada magnification ratio (rasio pembesaran) sekitar 0,5x, atau separuh makro—sempurna untuk memotret belalang berikut keadaan alam di sekelilingnya.

Baca juga:
FAQ Lensa: Gambar Apa yang Dapat Saya Peroleh dengan Pembesaran 0,25x atau 0,5x?


3. Bidikan di atas-di bawah air: Menangkap dua dunia perairan dalam satu foto

RF16mm f/2.8 STM @ f/9

Keindahan lensa sudut lebar terletak pada jumlah konteks yang dapat ditangkapnya. Ini membuatnya ideal untuk bidikan di atas-di bawah air, yang menampilkan dunia bawah laut dan daratan atau langit dalam bingkai yang sama! Mengapa tidak mencoba jenis bidikan unik ini lain kali, saat Anda menyelam atau pergi ke pantai? Catatan: Anda memerlukan kerangka pelindung bawah air untuk ini, karena kamera Anda akan terendam.

Ketahui selengkapnya tentang cara mencapai dan meninggikan bidikan di atas-di bawah air (over-under) dalam artikel:
Atas-Bawah: Konsep Fotografi Bawah Air Terbelah
Menangkap Dunia Bawah Air dan Terestial dalam Satu Bidikan


4. Merajut panorama: Lanskap bintang dengan lensa fisheye

EF8-15mm f/4L Fisheye USM @ 15mm, f/4, 20 det., ISO 6400/ 3-shot panorama
Foto oleh: Mitsunori Yuasa
Detail selengkapnya di: EF8-15mm f/4L Fisheye USM: Lensa My Go untuk Memotret Lanskap Bintang

Lensa Fisheye adalah lensa sudut ultra lebar khusus. Lensa yang menawarkan sudut pandang terlebar ini tersedia di toko: hingga 180 derajat pada lensa EF8-15mm f/4L Fisheye USM! Sekarang, Anda dapat menangkap lebih banyak langit berbintang tanpa meninggalkan sejumlah elemen menarik di laut atau di darat! (Klik di sini untuk mencoba sejumlah teknik astrofotografi.)

Hal ini memang benar, bahkan jika Anda bukan penggemar distorsi laras fisheye yang unik: ambil saja beberapa bidikan untuk dirajut menjadi sebuah panorama. Ada beberapa efek berbeda yang mungkin tergantung pada cara Anda menembak dan menjahit.

Lensa wide-angle (sudut lebar) yang direkomendasikan

Lensa wide-angle (sudut lebar) yang direkomendasikan

Ujung sudut lebar dari lensa zoom standar Anda (24mm pada kamera full-frame) seharusnya cukup untuk mencapai gambar dengan perspektif sudut lebar yang berlebihan. Tetapi, jika Anda ingin lebih banyak tampilan sudut lebar dinamis itu, pertimbangkan untuk mendapatkan lensa sudut ultra-lebar. Ingatlah untuk memperhitungkan krop 1,6x jika Anda menggunakan kamera APS-C!


Lensa harga hemat


Kelas profesional

Lensa standar dan bagaimana Anda dapat menjadi kreatif dengan lensa ini

Lensa Standar (normal)


5. Temukan sudut unik kamera yang baru

RF50mm f/1.8 STM @ f/5.6
Foto oleh: GOTO AKI
Detail selengkapnya di: Lanskap 50mm, Gayaku: Lensa yang Menginspirasi Petualangan

Lensa prima kecil seperti RF50mm f/1.8 STM dirancang untuk mobilitas—sempurna untuk menjelajahi dan menemukan berbagai hal baru. Memiliki panjang fokus tetap, juga menguji keterampilan komposisi Anda! Dengan perspektif alaminya, 50mm (setara full-frame) adalah salah satu panjang fokus termudah untuk digunakan, seperti yang disampaikan oleh Goto Aki dalam artikel di atas. Jika Anda menyukai sesuatu yang lebih luas, Anda dapat mencoba 35mm.

Ingin lebih banyak fleksibilitas untuk menyusun komposisi? Anda dapat menggunakan lensa zoom standar yang ringkas seperti RF24-50mm f/4.5-6.3 IS STM, yang kurang-lebih memiliki ukuran yang sama seperti lensa RF35mm f/1.8 Macro IS STM.


Saran: Mode crop 1,6x pada kamera full-frame memberi Anda 2 in 1 panjang fokus

Jika Anda menggunakan kamera EOS R full-frame, gunakan mode crop 1,6x untuk fleksibilitas tambahan dengan sudut pandang*. Pengguna kamera APS-C juga dapat menggunakan tabel berikut sebagai panduan pada sudut pandang yang efektif di kamera Anda.

Panjang fokus full-frame Dengan krop 1,6x
16mm 25,6mm
24mm 38,4mm
35mm 56mm
50mm 80mm

*Hanya sebagian sensor gambar yang akan digunakan untuk merekam.

Baca juga:
Lensa Prima atau Lensa Zoom: Manakah yang Harus Saya Beli?


6. Mereplikasi penampilan sudut lebar

EF24-105mm f/4L IS USM @ 67mm/ Aksesori lainnya: Filter Graduated ND
Foto oleh: Yoshinori Takahashi
Detail selengkapnya di: Teknik Lensa untuk Lanskap: Meniru Nuansa Sudut Lebar pada 67mm

Gambar sudut lebar biasanya berkaitan dengan:
- Depth of field yang lebih besar
- Kesan kedalaman spasial yang lebih besar
- Perspektif yang berlebihan

Panjang fokus yang lebih panjang mungkin tidak dapat menangkap sudut pandang yang sama, tetapi dengan teknik yang tepat, panjang fokus tersebut juga dapat membuat gambar yang terlihat, seakan-akan diambil pada lensa yang lebih luas. Klik ke artikel yang ditautkan di atas untuk detail lebih lanjut tentang caranya.

Lensa standar/zoom standar yang direkomendasikan

Lensa standar/zoom standar yang direkomendasikan

Lensa kit yang disertakan dengan kamera Anda, kemungkinan besar merupakan lensa zoom atau superzoom standar, dan paling tidak, mencakup panjang fokus telephoto standar hingga menengah. Tetapi berikut adalah beberapa opsi lain jika Anda menginginkan lebih banyak fleksibilitas, apakah itu dalam bentuk rentang zoom yang lebih besar, aperture konstan (lihat konsep penting (3) dalam Dasar-Dasar Lensa #1: Lensa Zoom), atau bodi yang lebih kecil.


Kisaran zoom lebih besar: Lensa superzoom


Aperture konstan: Lensa profesional


Kecil dan cepat: Lensa prima ringkas


Kecil dan serba-guna: Lensa zoom ringkas

Lensa telephoto: Gunakan lensa ini secara kreatif, bukan hanya untuk close-up

Lensa telephoto


7. Menciptakan gambar abstrak dengan memusatkan detailnya

EF100-400mm f/4.5-5.6L IS II USM @ 200mm
Foto oleh: Toshiki Nakanishi
Detail selengkapnya di: Menangani Penerangan Alami: Lorong Cahaya Hutan di Musim Gugur

Alih-alih mencoba mendapatkan semuanya dalam satu bingkai, cari pola atau detail yang menarik, lalu bidik secara close-up pemandangan yang dimaksud dengan menggunakan lensa telephoto. Misalnya, tanaman yang berdekatan sejarak 200mm di atas, menarik perhatian kita pada kontras bayangan cahaya dramatis yang menyoroti kanopi pohon cemara di hutan ini.


8. Memotret benda kecil

Selain pemandangan yang jauh, lensa telephoto juga dapat menangkap close-up yang sangat menarik dari berbagai hal kecil di sekitar kita dari jarak yang nyaman! Spesifikasi lensa yang membuat perbedaan: jarak fokus terdekat dan rasio pembesaran maksimum.

RF135mm f/1.8L IS USM @ f/1.8
Foto oleh: Chikako Yagi
Detail selengkapnya di: Ulasan Lensa: RF135mm f/1.8L IS USM dalam Fotografi Alam & Lanskap

RF135mm f/1.8L adalah USM yang dikenal sebagai lensa potret wajah yang luar biasa, karena ketajaman dan bokeh f/1.8 yang indah. Anda mau mencoba menggunakannya untuk mengambil potret alam yang unik?

Panjang fokus telephoto juga membantu Anda menjangkau subjek di tempat yang jauh dari jangkauan Anda, seperti daun di pohon atau laba-laba di dekat plafon rumah. 


RF70-200mm f/4L IS USM @ 200mm
Foto oleh: Chikako Yagi
Detail selengkapnya di: Ulasan Lensa: RF70-200mm f/4L IS USM dalam Lanskap Alam


RF70-200mm f/2.8L IS USM @ 200mm
Gambar oleh: Takashi Karaki
Detail selengkapnya di: Ulasan Lensa: RF70-200mm f/2.8L IS USM dalam Fotografi Lanskap


9. Seni bokeh nan indah

EF300mm f/2.8L IS USM @ f/2.8
Gambar oleh: Yukie Wago 
Detail selengkapnya di: Menangani Penerangan Alami: Telephoto Macro Bebungaan dalam Cahaya Larut Senja

Panjang fokus yang panjang secara alami memiliki depth-of-field yang lebih dangkal: Anda bisa mendapatkan bokeh yang bagus, bahkan tanpa aperture maksimum yang besar. Manfaatkan ini dengan menciptakan seni bokeh! Bokeh yang lembut dan membuai dalam gambar di atas membuat kita membayangkan kehalusan setangkai bunga.

Baca juga:
Teknik Lensa Telephoto: Menciptakan Beberapa Lapisan "Bokeh"


Super telephoto


10. Membuat objek latar belakang tampak lebih besar

EF100-400mm f/4.5-5.6L IS II USM @ 380mm
Foto oleh: Toshiki Nakanishi
Detail selengkapnya di: Teknik komposisi: Menciptakan Ilusi Bulan Tampak lebih Besar

Efek kompresi lensa telephoto yang seakan “menarik masuk” benda di latar belakang dan membuatnya terlihat lebih dekat. Benda di latar belakang itu terlihat lebih jelas pada panjang fokus yang lebih panjang, khususnya dalam pemandangan yang memiliki kedalaman! Manfaatkan ini dengan menyatukan banyak latar depan.


11. Memampatkan perspektif

RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM @ 223mm

Kompresi telephoto juga memiliki efek perataan, yang menumpuk lapisan pepohonan bunga sakura, menjadi pola abstrak pada gambar di atas. Ini juga bisa digunakan untuk menghasilkan efek kreatif atau membuat pemirsanya terbenam dalam pemandangan yang dilihatnya.

Baca juga: Lanskap Super Telephoto: “Gua” Misterius Berlumut di Ngarai

Lensa telephoto dan super telephoto yang direkomendasikan

Lensa telephoto dan super telephoto yang direkomendasikan

Fotografi lanskap sering melibatkan perjalanan dan mendaki jalan yang memerlukan waktu lama. Anda mungkin menemukan fleksibilitas panjang fokus dari lensa zoom telephoto lebih layak diupayakan daripada lensa prima telephoto!

Dengan demikian, jika Anda akan memotret dalam kondisi gelap dan fleksibilitas komposisi kurang menjadi perhatian, Anda mungkin menghargai aperture lebar lensa prima telephoto yang sangat cepat. Sebagian dari lensa ini memiliki kemampuan makro yang memungkinkan Anda lebih dekat ke subjek mungil.

600mm terlalu lama untuk sebagian besar pemandangan alam, tetapi Anda dapat mempertimbangkannya untuk menangkap detail jarak dekat dari subjek yang jauh, atau burung dan satwa liar yang mungkin Anda jumpai.


Lensa zoom super telephoto


Lensa zoom telephoto profesional

phfoto harga hemat

 


Lensa Prima Telephoto/Telephoto Medium


Hal lain untuk dipertimbangkan apabila memilih lensa untuk fotografi lanskap


Penyegelan cuaca
Lensa profesional L-Series Canon, kedap debu dan tetesan air, yang membantu lensa Anda menahan berbagai elemen di luar ruangan seperti salju, hujan gerimis, udara berdebu, atau percikan air terjun. Semuanya melengkapi kamera dengan segel cuaca (weather-sealed). Sementara harganya lebih mahal daripada lensa non-L, dalam jangka panjang, lensa tersebut bisa menjadi investasi yang lebih tahan lama untuk mereka yang sering membidik di luar ruangan.

Aperture maksimum
Efek bokeh di samping, lensa dengan aperture maksimum besar memungkinkan Anda menggunakan kecepatan rana yang lebih cepat dan menurunkan pengaturan kecepatan ISO saat memotret dalam kondisi redup atau gelap. Semua ini mencakup pemotretan saat matahari terbit, suasana senja, malam hari, atau di hutan yang lebat.

Bobot dan portabilitas
Lensa zoom aperture tetap memberikan fleksibilitas paling banyak bahkan dalam kondisi minim cahaya, tetapi lensa ini juga cenderung lebih berat. Lensa prima cepat, berfungsi baik dalam kondisi minim cahaya, tetapi tidak banyak memberikan fleksibilitas pada komposisi. Lensa zoom ringan menawarkan lebih banyak fleksibilitas komposisi, tetapi biasanya "lebih lambat" dalam kondisi minim cahaya, terutama pada ujung yang lebih panjang. Apa prioritas Anda?

Performa cahaya latar
Ghosting dan flaring cenderung terjadi apabila sumber cahaya yang benderang, seperti matahari masuk dalam bingkai. Untuk gambar yang lebih jernih, pilih lensa yang dirancang untuk mengurangi ghosting (semacam bentuk bayangan yang teramati secara jelas) dan flaring (efek seperti kabut atau asap), misalnya, lensa yang dilengkapi ASC (Air Sphere Coating) anti-pantulan dari Canon.


Anda mungkin juga tertarik untuk membaca:
4 Konsep Lensa untuk Merombak Foto Anda
Memulai Fotografi Lanskap: 5 Hal Untuk Diketahui
Fotografi Lanskap Minimalis dengan Bentangan Langit
3 Fitur Kamera untuk Memperbagus Bidikan Lanskap Menjadi Sempurna

Berbagi foto Anda di My Canon Story & berpeluang ditampilkan pada platform media sosial kami